Kasus Positif COVID-19 Naik, Bioskop di Purwokerto Batal Dibuka

Arbi Anugrah - detikFinance
Senin, 09 Nov 2020 15:55 WIB
Akhirnya, bioskop di Jakarta kembali diperbolehkan untuk buka. Hal ini sesuai dengan keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk kembali melonggarkan PSBB.
Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna/detikcom
Purwokerto -

Kasus positif COVID-19 di Kabupaten Banyumas saat ini kembali naik ke angka 4, serta angka reproduksi efektif juga berada di atas 1. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas kembali melakukan pengetatan sejumlah aktifitas.

"Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Banyumas bukannya semakin menurun, tapi semakin naik, terlihat dulu per-hari yang kadang-kadang ada, kadang-kadang tidak, sekarang jadi ada terus. Dulu angka positivity rate berkisar 2 dan 3, sekarang sudah 4. Oleh sebab itu kita harus melakukan antisipasi dengan ketat," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada wartawan usai melakukan rapat evaluasi di Pendopo Sipanji Purwokerto, Senin (9/11/2020).

Dampak naiknya kasus positif COVID-19 di Kabupaten Banyumas juga berdampak pada rencana pembukaan bioskop pada minggu ini, yang harus kembali ditunda sampai waktu yang belum ditentukan.

"Bioskop tadinya mau (buka), tapi karena situasinya seperti ini, jadi saya tunda lagi," tuturnya.

Selain itu, Pasar Minggon yang berada di kompleks GOR Satria Purwokerto yang sebelumnya sudah buka, juga akan kembali ditutup.

Menurut Husein, di lokasi tersebut masih banyak ditemukan pedagang yang tidak patuh dan tidak mengenakan masker.

"Minggu depan belum kita tutup, kita beri kesempatan pemberitahuan dulu. Mungkin 2 minggu lagi, nanti baru akan ditutup," jelas Achmad Husein.

Sedangkan untuk fasilitas umum seperti GOR Satria Purwokerto diakuinya masih tetap akan dibuka untuk umum. Hanya saja, aktifitas masyarakat dibatasi sampai pukul 10.00 WIB.

Pengetatan sejumlah aktifitas juga diterapkan pada jam malam di Kota Purwokerto yang sempat diperlonggar hingga pukul 22.00 WIB. Kali ini akan kembali diperketat menjadi pukul 20.00 WIB.

"Karena kondisi seperti ini nanti saya juga buat persetujuan dari Forkompinda, bahwa jam malam harus diketatkan lagi. Bukan kita plin-plan, tapi kita harus lihat fakta dan kondisi di lapangan. Maka jam malam kita turunkan lagi menjadi jam 8 malam," terang Husein.

Langsung klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2