Daftar Industri 'Korban' TDL

Daftar Industri 'Korban' TDL

- detikFinance
Selasa, 24 Jan 2006 11:01 WIB
Jakarta - Industri dipastikan bakal babak belur jika tarif dasar listrik (TDL) dinaikkan. Ada sejumlah industri yang bakal 'luka parah', namun ada juga yang hanya 'luka ringan'. Siapa saja? Sekjen Depperin Agus Tjahajana Wirakusumah mengungkapkan, industri yang akan menderita 'luka parah' adalah yang beroperasi selama 24 jam seperti industri semen, baja dan serat optik. "Sementara untuk industri lain, pengaruhnya tidak signifikan," kata Agus dalam Seminar Outlook Ekonomi 2006 di Hotel Four Seasons, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Selasa (24/1/2006). Akibat turunnya kinerja sejumlah industri, Agus memperkirakan akan ada revisi target pertumbuhan industri tahun 2006 yang semula dipatok 7,7 persen. Agus menjelaskan, faktor pendorong pertumbuhan ekonomi tahun 2006 khususnya pada semester I adalah pembelanjaan pemerintah. Nah, belanja inilah yang diharapkan bisa menjadi stimulus industri. Sementara pada semester II-2006, sektor swasta diharapkan mengambil alih peran itu."Jadi semester pertama, pemerintah membelanjakan sedemikian anggarannya. Pada saat dia menurun, swasta kembali mengambil alih. Sehingga saya harap prediksi pertumbuhan industri pada tahun 2006 saya harap bisa tercapai," tambah Agus.Untuk itu, Agus berharap kenaikan TDL bisa ditunda, setidaknya hingga pertengahan atau kuartal III-2006. Alasannya, industri saat ini masih terkena dampak kenaikan harga BBM tahun lalu. "Saya mendorong supaya pemerintah mencari cara agar rencana kenaikan TDL dapat ditunda," tegasnya. Agus juga meminta pemerintah menyediakan stimulus yang berupa penghilangan ekonomi biaya tinggi. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads