Joe Biden Menang Pilpres, Penjualan Senjata Diprediksi Melonjak

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2020 09:24 WIB
Joe Biden dan lima alasan di balik kemenangannya dalam pemilu Amerika Serikat
Joe Biden/Foto: BBC World
Jakarta -

Kemenangan Joe Biden pada pilpres AS 2020 diprediksi meningkatkan penjualan senjata. Hal itu didorong dari rencana kubu Biden yang ingin memperketat Undang-undang (UU) pengendalian senjata api.

"Terpilihnya Joe Biden yang telah berjanji untuk memperketat UU pengendalian senjata dapat meningkatkan permintaan senjata api," ujar Direktur Pelaksana Aegis Capital, Rommel Dionisio dikutip dari CNN, Jumat (13/11/2020)

Biden memang telah lama bersuara mengenai kontrol senjata. Dia pernah mengatakan produsen senjata ingin dikendalikan.

Sebelumnya, penjualan senjata melonjak setelah kampanye Barack Obama pada 2008 dan 2012. Rekor penjualan saat itu 15,7 juta senjata.

Pada pilpres sebelumnya, penjualan senjata diprediksi melonjak jika kemenangan di tangan Hillary Clinton. Clinton berupaya membuat kontrol senjata yang lebih ketat sebagai bagian sentral dari kampanyenya pada tahun 2016 setelah penembakan massal di gereja North Charleston AME 2015.

Tahun ini penjualan senjata melonjak usai Biden memenangkan pilpres AS 2020. Industri itu juga mendapat dorongan dari lockdown selama pandemi COVID-19 yang dimulai pada Maret lalu. Terutama saat warga AS takut akan kerusuhan sosial akibat kasus pembunuhan polisi terhadap George Floyd memaksa banyak orang untuk membeli senjata untuk pertama kalinya.

Penjualan senjata pada tahun 2020 mencapai rekor tertinggi menjelang Hari Pemilu AS. Direktur Urusan Publik, National Shooting Sports Foundation, Mark Oliva mengatakan penjualan senjata api Oktober naik 60% dibandingkan tahun lalu dan lebih dari 17 juta senjata terjual selama 10 bulan pertama tahun 2020. Olivia memperkirakan tren ini akan berlanjut hingga Desember 2020.

(ara/ara)