Jubir JK Buka-bukaan Kisah di Balik Gagalnya Rizal Ramli Jadi Menkeu

Muhammad Taufiqqurahman - detikFinance
Jumat, 13 Nov 2020 16:43 WIB
Juru Bicara Wapres JK Husain Abdullah
Ekonom senior Rizal Ramli/Foto: Faiq Azmi
Jakarta -

Rizal Ramli menyebut ada pihak yang menjegalnya untuk menjabat Menteri Keuangan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) 2004-2009 lalu. Jubir JK, Husain Abdullah membalas bahwa JK lah yang mengusulkan ke SBY untuk duduk kursi Menteri Perindustrian, namun ditolak Rizal Ramli.

"Malahan JK yang usul dan JK yang telpon RR (Rizal Ramli) untuk Menteri Perindustrian ke SBY," kata Jubir JK, Husain Abdullah saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/11/2020).

Husain mengatakan saat itu JK bertemu dengan SBY dan berbincang soal susunan kursi kabinet mereka. Saat itu, SBY bertanya soal kursi kosong di Menteri Perindustrian. JK kala itu, lalu mengusulkan nama Rizal untuk posisi tersebut. Sayangnya, tawaran JK itu ditolak Rizal Ramli.

"Waktu diusulkan JK sendiri kemudian telepon RR. Tapi RR merasa hebat maunya jadi Menkeu atau BUMN. Padahal wacana yang dia lontarkan untuk jadi Menkeu sudah diprotes duluan oleh Eselon 1 Depkeu. Iya menolak, Ngotot mau Menkeu atau BUMN," terangnya.

Menurutnya, tidak pernah ada nama Rizal Ramli yang masuk untuk menduduki pos Menteri Keuangan. Husain bercerita, setelah sebulan kemenangan di Pilpres 2004, sejumlah pejabat dari Kementerian Keuangan mendatangi JK di kediaman pribadinya. Mereka menyampaikan penolakan atas adanya rumor yang beredar bahwa Rizal Ramli akan menduduki jabatan Menteri Keuangan.

"Darmin Nasution yang ketemu JK di rumahnya. Itu fakta. Ini kan orang ini (Rizal Ramli) seolah-olah akan masuk kabinet dan ini menimbulkan rekasi di kalangan Kementerian Keuangan," ungkapnya.

Pejabat Kemenkeu saat itu meminta JK untuk tidak memasukkan nama Rizal Ramli dengan alasan sulit melakukan koordinasi dan bekerjasama. JK kemudian membawa hasil pertemuannya itu ke Cikieas dan menyampaikannya langsung ke SBY.

"Menyampaikan ada seperti itu (usulan). Dari awal memang tidak masuk daftar namanya. Mungkin saja dia isukan dirinya sendiri bisa saja, terus datang ke Cikeas untuk menarik perhatian orang," terangnya.

Husain pun heran dengan sikap Rizal Ramli yang mengungkit kejadian yang telah 16 tahun berlalu. Soal tidak terpilihnya Rizal Ramli sebagai menteri adalah hak preogratif Presiden SBY kala itu.

"Jadi Pak JK sangat berbaik hati sudah menunjukkan pos yang masih kosong, Menteri Perindustrian, kalau sudah tidak terpilih ya sudah jangan salahkan orang. Sudah 16 tahun lalu masih salahkan Pak JK, Apa masalahnya?" tanya Husain.

(fiq/hns)