Siapa Sangka... Pengusaha Sukses Ini Dulunya Bandar Narkoba dan Judi

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 08:55 WIB
thumbnail dmentor christopher sebastian
Foto: 20Detik
Jakarta -

Semua orang bisa sukses meskipun memiliki masa lalu yang kelam, contohnya Christopher Sebastian. Christopher adalah Founder & CEO dari Makko Group yang punya empat lini bisnis sekaligus yakni aksesoris otomotif, kuliner, pariwisata-kecantikan, dan alat kesehatan.

Kesuksesan Christopher tidak lepas dari pengalaman hidupnya di masa lalu. Siapa sangka, karirnya sebagai pebisnis profesional dimulai ketika ia keluar dari penjara dan direhabilitasi akibat narkoba. Pria kelahiran Surabaya itu terjerumus ke dalam dunia hitam karena dampak broken home akibat orang tua bercerai di usianya yang masih remaja.

"Saya lulus SMA sudah keluar dari rumah. Kuliah itu saya di Surabaya tapi ngekost, padahal jarak dari rumah ke kampus nggak jauh. Alasan saya ngekost karena saya sering berantem, nggak begitu cocok dengan Ayah saya. Otomatis karena saya ngekost harus belajar membiayai kehidupan saya sendiri meskipun orang tua masih memberikan modal untuk saya sekolah, tapi orang tua menganggapnya setelah saya keluar yaudah berarti harus sudah bisa bertanggung jawab sendiri," kata dia dalam program d'Mentor di detikcom, Selasa (17/11/2020).

Sebagai anak yang tinggal sendiri, Christopher memutuskan untuk kerja dengan berjualan casing handphone (HP). Setelah memiliki uang, di situlah dia mulai terjerumus untuk menjajal narkoba dan judi. Tidak hanya sampai di situ, dia pun menjadi bandar setelah menekuni tindakan kriminal itu selama beberapa waktu.

"Ada duit karena anak muda pergaulan kenal dunia malam itu otomatis masuk ke drugs karena memang pada dasarnya saya kalau suka sesuatu otomatis saya konsumtif ya kita beli. Memang pemikiran saya saat itu tidak mau selalu jadi konsumen, tapi saya harus jadi produsen. Jadi saya pikir ini dunia malam terus, otomatis duit habis nih kalau drugs terus, otomatis saya memutuskan untuk menjual (drugs), saya menjadi bandar pada saat itu dan yaudah makin lama makin besar. Saya memutuskan untuk menjadi bandar judi juga pada saat itu," bebernya.

Nasib kuliahnya hanya bertahan satu tahun alias sampai semester dua. Sekitar 4 tahun lamanya dia mengaku mendapatkan uang dari kehidupan kelam itu, hingga pada waktunya dia ditangkap polisi dan masuk penjara.

"Drugs itu memang memberikan uang cukup besar, tapi habis-habis lagi ketangkap polisi juga," imbuhnya.

Perjalanannya di dunia hitam berakhir ketika ia ditangkap oleh polisi dan mendekam dipenjara sebanyak dua kali karena narkoba. Hingga akhirnya dia masuk dalam pusat rehabilitasi dan bertemu dengan orang tua rohani yang membimbingnya selama proses penyembuhan. Di tempat itu dia bisa merasakan sosok orang tua yang tidak didapatkan sebelumnya, hingga akhirnya dia bisa meninggalkan narkoba dan merintis karir sebagai pebisnis.

Titik balik Christopher di halaman berikutnya>>>