AP II Mau Jadi Raja Operator Bandara di ASEAN, Caranya?

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2020 16:50 WIB
Penerbangan Jakarta-Bali New Normal
Foto: (Ahmad Masaul Khoiri/detikcom)

Program 2021

Tahun depan AP II akan mulai melakukan perubahan pada seluruh model bisnis, operasi dan pelayanan di bandara. Termasuk pada pola kerja karyawan, guna menjadikan ekosistem bisnis lebih terintegrasi dan terkoneksi.

Awal menyebut model bisnis akan dikembangkan sehingga mampu beradaptasi dengan kondisi apa pun. Inovasi juga akan ditekankan dalam operasional dan pelayanan bandara, serta kapasitas SDM ditingkatkan untuk menjaga pertumbuhan dan kelangsungan bisnis.

"Tiga hal tersebut diselaraskan, sehingga konsep yang dijalankan PT Angkasa Pura II pada 2021 di dalam Transformasi 2.0 adalah Link The BIG (Business, Innovation, Growth) Model," ungkapnya.

Dalam menjalani itu, Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) akan dijadikan pilot project. Sepanjang perjalanan transformasi ini, bandara itu diklaim telah menjalani penerapan Smart Airport Concept, Airport Digital Journey Experience, Airport Operation Control Center. Ke depannya, akan dilengkapi dengan Robotic Airport Services, Electric/Manless Transportation, Airport Platform Integrator, dan sebagainya.

"Bandara Soetta juga akan lebih modern lagi nantinya dengan dibangunnya Terminal 4 yang mengarah ke advanced technology dengan konsep smart environment, smart mobility dan smart security," tandasnya.

Halaman

(zlf/zlf)