Belum Tender Gula, Mentan Akan Jewer Bulog

Belum Tender Gula, Mentan Akan Jewer Bulog

- detikFinance
Rabu, 25 Jan 2006 14:21 WIB
Jakarta - Badan Urusan Logistik (Bulog) ternyata belum menjalankan tugasnya sebagai stabilisator harga gula. Padahal institusi ini sudah diberikan tugas mengimpor gula tapi hingga kini belum dilaksanakan.Menteri Pertanian Anton Apriantono berharap, Bulog segera melakukan tender impor gula, mengingat harga gula lokal saat ini sedang tinggi."Ya nanti Bulog akan dijewer," kata Anton menaggapi belum dilakukannya tender gula oleh Bulog di sela acara Kongres Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (25/1/2006).Pemerintah pada tahun lalu mengizinkan impor gula 300 ribu ton karena kurangnya stok gula dari dalam negeri. Indonesia hanya bisa memroduksi gula 2,5 juta ton per tahun sementara kebutuhannya mencapai 3 juta ton per tahun.Impor gula diberikan kepada Bulog dan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) serta importir terdaftar.Menurut Anton, penunjukan Bulog dan PPI sebagai badan penyangga (buffer stock) sudah benar untuk menjaga stabilnya harga gula. Namun saat ini impor gula yang sudah masuk baru 35 ribu ton yang dilakukan oleh PPI."Harga gula tinggi, saya bicara dengan Bu Mari (Menteri Perdagangan), ada hal yang aneh. Impor gula sebagian sudah masuk, masa giling panjang, tapi kenapa harga di luar naik di dalam negeri juga ikut naik? Ada yang tidak benar. Kalau situasi sudah seperti ini harusnya ada operasi pasar gula," papar Anton.Anton menilai, tidak ada korelasai harga gula internasional naik, berarti harga gula dalam negeri juga ikut naik karena biaya produksi tidak naik."Kalau pun terjadi kenaikan harga mestinya bertahap, padahal barang yang ada di pedagang saat ini gulanya adalah stok lama," katanya.Naiknya harga gula internasional dalam dua minggu terakahir telah menyeret gula lokal ikut merambat, melebihi harga patokan gula pemerintah yang ada saat ini Rp 5.500 per kilogram (kg). Harga gula di bursa berjangka London saat ini rata-rata mencapai US$ 401 per ton, naik dibandingkan posisi pekan lalu yang masih di level US$ 383 per ton. Berdasarkan data Deperdag per 23 Januari 2006, harga gula rata-rata untuk gula pasir impor Rp 5.944/kg, gula pasir lokal Rp 6.141/kg. Sedangkan harga gula di Jakarta Rp 6.000/kg. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads