Cina Salip Prancis & Inggris
Rabu, 25 Jan 2006 14:36 WIB
Jakarta -
Cina kembali mencatat pertumbuhan ekonomi yang fantastis sebesar 9,9 persen pada tahun 2005. Angka yang melebihi perkiraan itu membuat Cina kini masuk empat besar PDB terbesar di dunia.Menurut Biro Pusat Statistik Cina (NBS), Produk Domestik Bruto (PDB) negara berpenduduk terbesar dunia itu mencapai US$ 2,25 triliun. Posisi itu menempatkan Cina di posisi keempat dari sebelumnya di peringkat enam. Cina berhasil mendepak Prancis dan Inggris yang masing-masing mencatat PDB US$ 2 triliun.Seperti dilansir dari AFP, angka pertumbuhan 9,9 persen itu berarti sedikit lebih rendah dibandingkan pertumbuhan Cina di tahun 2004 sebesar 10,1 persen dan tahun 2003 sebesar 10 persen."Semua angka-angka menunjukkan bahwa situasi perekonomian masih cukup baik pada tahun 2005. Secara khusus, performa ekonomi menguat sampai tingkat tertentu dan kemajuan terlihat dalam pembangunan yang lebih seimbang," ujar pimpinan NBS, Li Deshui, dalam pernyataannya. Ekspor masih menjadi faktor utama penopang pertumbuhan ekonomi Cina. Sementara surplus perdagangan mencapai rekor senilai US$ 101,9 miliar pada tahun 2005. Aset tetap Cina melonjak hingga 25,7 persen, sementara produksi pabrik meningkat 11,4 persen. Posisi cadangan Cina hingga akhir tahun 2005 mencapai US$ 818,9 miliar atau naik US$ 208,9 miliar dibandingkan tahun 2004.Li meyakini, Cina masih akan mampu mencatat pertumbuhan yang pesat di tahun 2006 yang didukung oleh perekonomian global dan domestik. Ekonom dari Credit Suisse First Boston di Hong Kong, Dong Tao, mengatakan, angka pertumbuhan Cina pada tahun 2005 cukup fantastis dan di luar perkiraan para analis sebesar 9,5 persen. "Ekonomi tumbuh lebih cepat dari konsensus pasar," ujar Dong.
(qom/)










































