Pos Indonesia Targetkan Laba Rp 3 Miliar
Rabu, 25 Jan 2006 16:10 WIB
Jakarta - Meski pendapatan mencapai triliunan, PT Pos Indonesia masih sering dirundung kerugian. Namun untuk tahun ini manajamen memperkirakan bisa memperoleh laba Rp 3-5 miliar dengan pendapatan Rp 6 triliun. Untuk menghijaukan laporan keuangan tahun ini, PT Pos akan mengandalkan pendapatan dari jasa keungan yang diharapkan naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.Pada tahun 2004, divisi jasa keuangan memberikan kontribusi 20-25 persen dari pendapatan. Sisanya dari divisi komunikasi dan logistik. Demikian diungkapkan oleh Dirut PT Pos, Hana Suryana usai menandatangani kerja sama layanan pemberian kartu kredit dan pinjaman dengan HSBC di Gedung World Trade Center (WTC), Jalan Sudirman, Jakarta, Rabu (25/1/2006). Menurut Hana, untuk mencapai target itu PT Pos akan meningkatkan jumlah cabang online menjadi 1.000 cabang di tahun ini. Sedangkan jumlah cabang yang baru bisa online sebanyak 600 cabang dari seluruh total 3.600 cabang."Dengan banyaknya cabang online kita berharap lebih banyak pendapatan dari channeling, sampai saat ini sudah banyak bank yang berminat melakukan transaksi pembayaran PT Pos," kata Hana. Diakui Hana, kinerja perseroan pada tahun 2005 masih mencatat rugi karena tahun lalu, memang dijadikan momentum untuk efisiensi.Sementara Head of Personnal Financial Services HSBC Indonesia, Ravi Sreedharan mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan 1 juta pemegang kartu kredit. Saat ini tercatat 800 ribu pengguna kartu kredit HSBC. Selama tahun 2005, transaksi melalui kartu kredit HSBC mencapai Rp 7 triliun dengan pertumbuhan kartu kredit sebesar 75 persen dan NPL 6 persen"Tahun ini pertumbuhan transaksi ditargetkan tumbuh 35 persen," ujar Ravi
(ir/)











































