Mensos Minta yang Belum Terdaftar Bansos Jangan Mengadu di Medsos

Robby Bernardi - detikFinance
Jumat, 20 Nov 2020 16:04 WIB
Mensos Juliari P. Batubara
Foto: Dok. Kemensos: Mensos Juliari P. Batubara
Pemalang -

Menteri Sosial Juliari P Batubara berharap warga terdampak COVID-19, menerima penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST). Jika belum terdaftar, Mensos meminta untuk melaporkan ke kantor desa atau kecamatan untuk pendaftaran, bukan berbicara di media sosial (medsos)

"Jangan berbicara di media sosial, tapi datanglah ke kantor desa, kantor kecamatan. Laporkan bahwa saya belum mendapatkan bantuan. Kami pastikan akan dilayani. kami akan mendata bagi warga yang terdampak COVID-19, namun belum kedaftar penerima bantuan sosial tunai. Sekali lagi, jangan mengadu ke media sosial. Datanglah ke kelurahan atau kecamatan untuk didaftarkan penerima bantuan, " kata Mensos Juliari dalam sambutan pada acara Penyaluran Bansos Tunai di Kantor Pos Taman, Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Jumat (19/11).

Dia meminta masyarakat tidak ragu melaporkan ke aparat yang berwenang, sebab pada dasarnya aparat pemerintah, anggota DPR dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat.

"Pejabat publik apakah menteri, gubernur, bupati Walikota, anggota DPR dan juga pendamping, merupakan pelayan masyarakat. Bukan masyarakat yang melayani kita. Jadi kita berjuang untuk masyarakat," katanya.

Mensos mengingatkan, menyalurkan bansos juga bukan pekerjaan mudah. Sebab, setelah Kemensos mengalokasikan kuota bantuan, ternyata daerah tidak bisa menyerap.

"Kabupaten Pemalang merupakan daerah yang responsif. Buktinya dari kuota penerima bantuan yang diberikan bisa diserap dengan baik. Ini semua tergantung dari keaktifan kepala daerah dalam berkomunikasi dengan Kemensos," katanya.

Dalam kunjungan kali ini, Mensos menyaksikan penyaluran BST di dua lokasi di Jawa Tengah, yakni Kantor Pos Taman, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, dan di Kantor Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga. Dalam kesempatan sama, Mensos juga berdialog dengan pendamping PKH di dua kabupaten tersebut.

Kepada para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang duduk dengan formasi mematuhi protokol kesehatan di dua lokasi tersebut, Mensos Juliari membuka dialog. Ia menggali sejauh mana manfaat yang mereka rasakan dengan bantuan pemerintah.

Langsung klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2