Vaksin Datang Awal Desember, Jokowi: Belum Bisa Langsung Disuntikkan

Danang Sugianto - detikFinance
Rabu, 25 Nov 2020 11:53 WIB
Presiden Jokowi
Foto: BPMI Setpres
Jakarta -

Pemerintah menargetkan vaksin COVID-19 tiba ke Indonesia pada akhir 2020. Namun Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan, bukan berarti setibanya vaksin bisa langsung disuntikkan.

Jokowi mengatakan, kemungkinan vaksin vaksin COVID-19 akan tiba bulan ini atau Desember 2020. Namun masyarakat harus bersabar sedikit, karena proses vaksinasi tidak bisa langsung dilakukan.

"Insha Allah nanti kita harapkan vaksinnya sudah datang di akhir bulan November ini atau awal Desember 2020. Tetapi itu juga tidak langsung bisa disuntikkan, dilakukan vaksinasi, tidak. Masih menunggu langkah-langkah, kaidah-kaidah scientific," ucapnya saat memberikan DIPA dan dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2021 di Istana Negara, Rabu (25/11/2020).

Jokowi menerangkan ada data-data ilmiah yang diperlukan untuk mendapatkan emergency use authorization (EUA) dari BPOM. Setelah mendapatkan EUA baru proses vaksinasi bisa dilakukan.

"Jadi meskipun vaksin sudah datang kita masih menunggu tahapan-tahapan di BPOM. Dan kita harapkan Insha Allah juga kalau nggak di akhir 2020 atau di awal di bulan Januari," ucapnya.

Meski begitu, Jokowi berharap proses vaksinasi bisa dilakukan di awal 2021. Pemerintah sendiri sudah 2 kali melakukan simulasi proses vaksinasi COVID-19.

"Tapi ini juga tidak mudah karena mendistribusikan ke 34 provinsi, ke 514 kabupaten/kota memerlukan sarana dan prasarana yang tidak sedikit, cold chain, atau pendinginnya. Karena vaksin ini perlu kedinginan tertentu sehingga perjalanan ke 514 kab/kota, 34 provinsi memerlukan kehati-hatian," tuturnya.

(das/fdl)