Jerman Mau Tambah Utang Rp 3.000 T, Buat Apa Saja?

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 27 Nov 2020 14:07 WIB
Bendera Jerman
Ilustrasi/Foto: Bendera Jerman
Jakarta -

Pemerintah Jerman berencana menambah utang menjadi 180 miliar euro setara Rp 3.020 triliun (kurs Rp 16.780) pada 2021. Tambahan utang itu guna mendanai ekonomi negara yang terdampak pandemi COVID-19.

Mengutip Bloomberg, Jumat (27/11/2020) sebelumnya rencana utang pemerintah Jerman sebesar 96 miliar euro. Uang tunai ekstra juga diperlukan untuk membantu mendanai bisnis yang dirugikan oleh pembatasan yang telah diperpanjang hingga 20 Desember mendatang.

Kesepakatan total utang itu dibahas di rencana keuangan 2021 yang diskusinya berakhir hingga Jumat (27/11) dini hari waktu Jerman. Hasil yang telah ditetapkan itu disebut masih bisa berubah.

Saat dimintai konfirmasi juru bicara Kementerian Keuangan Jerman menolak berkomentar. Total utang itu pertama kali dilaporkan oleh surat kabar Handelsblatt dan Sueddeutsche Zeitung.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz telah berulang kali berjanji akan membelanjakan uang secara bebas untuk membantu mengatasi dampak pandemi pada ekonomi terbesar Eropa ini. Mengingat, sejauh ini disiplin anggaran selama bertahun-tahun telah mengirim Jerman sebagai posisi keuangan yang kuat.

Scholz pun pernah mengakui bahwa Jerman harus meminjam lebih banyak uang tahun depan. Jumlah yang dia perkirakan setinggi jumlah yang dianggarkan sebesar 218 miliar euro.

Bulan ini, bisnis seperti restoran dan bar di Jerman bisa mendapatkan 75% dari pendapatan tahun sebelumnya sebagai kompensasi. Kompensasi itu disebut yang akan membebani pemerintah Jerman sekitar 14 miliar euro.

Selain itu pemerintah juga memperpanjang bantuan hingga bulan depan, seperti yang disetujui 16 perdana menteri negara bagian dan akan menelan biaya sebanyak 20 miliar euro.

(ara/ara)