Ekspor Benih Lobster Diminta Setop Total, Bukan Cuma Evaluasi

Anisa Indraini - detikFinance
Minggu, 29 Nov 2020 20:07 WIB
ekspor benih lobster
Foto: Zaki Alfarabi/Tim Infografis
Jakarta -

Kebijakan ekspor benih lobster sedang dihentikan sementara dan dievaluasi ulang. Hal itu dilakukan setelah Edhy Prabowo jadi tersangka dugaan kasus suap kebijakan tersebut.

Pengamat Perikanan Institut Pertanian Bogor (IPB), Suhana meminta ekspor benih lobster sebaiknya dihentikan secara permanen. Pasalnya, kebijakan tersebut dinilai hanya menguntungkan Vietnam.

"Menurut saya baiknya di setop permanen ekspor benih lobster karena secara bisnis hanya akan menguntungkan Vietnam. Perlu diingat bahwa Vietnam merupakan negara pesaing Indonesia dalam pasar lobster konsumsi di pasar Internasional," kata Suhana kepada detikcom, Minggu (29/11/2020).

Sejak Indonesia buka keran ekspor benih lobster, menurutnya Vietnam semakin menguasai pasar lobster Internasional. Padahal, pasokan benih lobsternya berasal dari Indonesia.

"KKP perlu belajar dari kebijakan 5 tahun terakhir, bahwa ketika benih lobster dilarang ekspor, nilai ekspor Indonesia naik sangat tinggi dan Vietnam justru kebalikannya, nilai ekspornya terus menurun. Tapi sekarang sangat menyedihkan, Vietnam semakin kuasai pasar lobster Internasional karena pasokan benih dari Indonesia," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim. Dia minta ekspor benih lobster disetop karena dinilai merugikan kepentingan nasional dan menghilangkan manfaat ekonomi-sosial dalam jangka panjang.

Abdul meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengevaluasi total kebijakan tersebut dengan menyetop ekspor benih lobster dan menggantinya dengan pemanfaatan sumber daya lobster kepada nelayan dalam negeri.

"Kami kembali mengingatkan dan mendesak kepada KKP untuk mengevaluasi total kebijakan ekspor benih lobster dengan memprioritaskan pemanfaatan sumber daya lobster untuk kepentingan dalam negeri saja yakni usaha pembesaran dalam rangka memberikan kemakmuran bagi masyarakat pembudidaya lobster dan nelayan dalam negeri," tandasnya.

(dna/dna)