Wapres Jusuf Kalla:
Saya Maunya TDL Naik Nol Persen
Jumat, 27 Jan 2006 14:15 WIB
Jakarta - Wapres Jusuf kalla mengaku, pemerintah sama sekali tak ada keinginan untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL). "Jika BI minta (maksimal kenaikan) 30 persen, saya minta nol persen kenaikannya," sesumbar Wapres.Namun Wapres menegaskan, kenaikan TDL tergantung pada dua hal yakni kenaikan harga bahan bakar seperti BBM, gas dan batubara serta angka subsidi dari pemerintah. "Kalau harga minyak dunia tinggi sekali, naik di atas US$ 70, tentu subsidi tidak cukup. Yang ditetapkan Rp 15 triliun. Kalau subsidi tidak cukup Rp 15 triliun itu, ya tidak ada jalan lain selain untuk menyelesaikan harga tertentu," ujar Kalla di Kantor Wapres, Jakarta, Jumat (27/1/2006)."Bukan keinginan pemerintah. Pemerintah ingin serendah-rendahnya, cuma faktor-faktor yang menentukan tarif itu. Dua hal pokok, harga prime power seperti BBM, gas, barubara, dan subsidinya berapa," tambah Wapres.Menanggapi penolakan dari para pengusaha, Wapres pun menyatakan bahwa kenaikan TDL belum diputuskan. "Lagi dihitung, tergantung harga minyaknya berapa. Kalau harga minyak turun, tentu tidak ada kenaikan TDL," hibur Wapres.Namun ia mengaku menghormati keputusan pengusaha yang akan memboikot TDL baru jika dinaikkan. "Tentu kita menghargai menolak. Tapi tentu juga kalau PLN tidak bisa keluar listriknya, sama akibatnya kan. Siapa mau bayar PLN. Kalau PLN tidak bisa keluar listriknya, industri juga kena," tegasnya.
(qom/)











































