Mau Dagangan Kamu Viral di Medsos? Ini Tipsnya

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 08:45 WIB
Working women at their store. They wearing casual clothing, accepting new orders online and packing merchandise for customer
Foto: iStock
Jakarta -

Ketersediaan platform online hingga media sosial semakin mempermudah pemasaran bisnis. Ditambah saat pandemi virus Corona (COVID-19), orang berlomba-lomba membuat usaha hingga menjamurnya bisnis online.

CEO PT Duta Sukses Dunia yang merupakan perusahaan startup di bidang pendidikan dan training, Yudi Candra berbagi tips agar dagangan bisa dilirik konsumen. Salah satu caranya adalah membuat bisnis yang unik atau berbeda dari yang sudah ada.

"Buat suatu produk yang agak nyeleneh. Dalam arti kata tujuannya ngapain sih? Tujuannya supaya diomongin (bisnis onlinenya), supaya ada orang membicarakan produk Anda. Jadi kalau Anda buat keripik biasa doang, ya itu orang nggak ingat. Tapi coba Anda bikin suatu produk yang benar-benar unik, yang orang bakal ingat," kata Yudi dalam program d'Mentor di detikcom, Selasa (1/12/2020).

"Contoh ya, keripik rasa sekoteng. Itu kan orang mikir wah ini keripik rasa sekoteng itu kayak gimana? Dan orang kemungkinan akan membicarakan hal itu. 'Eh kearifan lokal lho, rasanya cukup unik lho, rasa sekoteng lho'. Itu rasanya kayak gimana orang akan penasaran," tambahnya.

Selain itu, pelaku usaha juga bisa membuat sesuatu yang viral agar bisa dikenal oleh banyak orang. Menurut Yudi, suatu produk akan viral jika bisa membuat orang lain terlihat keren saat membeli produk tersebut.

"Contoh ada yang jualan kopi ini dijual literan bukan Rp 100 ribu atau Rp 200 ribu, tapi jutaan. Kenapa? Karena mereka sebetulnya melihat kesempatan di saat awal PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) itu content creator atau selebgram di luar sana bingung mau nyari konten di mana. Sehingga akhirnya kenapa bisa laku karena mereka membeli produk karena mahalnya, supaya mereka kelihatan keren dan akhirnya itu dijadikan konten dan itu viral luar biasa, laku dan harus waiting list untuk beli kopi yang harganya Rp 1 juta," ucapnya.

Lanjut ke halaman berikutnya soal tips bisnis online>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2