Bentuk Lembaga Dana Abadi, RI Berguru ke Rusia

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 02 Des 2020 12:00 WIB
Ilustrasi Dolar AS
Ilustrasi/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Pemerintah sedang menyusun lembaga pengelola investasi (LPI) atau Sovereign Wealth Fund (SWF). Untuk membentuk lembaga pengelola dana abadi ini, pemerintah berguru dengan Rusia yang sudah lebih dulu memiliki SWF.

SWF milik Rusia, yakni Russian Direct Investment Fund dirasa memiliki kemiripan dengan LPI yang sedang dirancang oleh pemerintah.

"Ini yang mirip-mirip ini adalah yang kolom terakhir ini Russian Direct Investment Fund," kata Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata dalam diskusi publik yang tayang di saluran YouTube UU Cipta Kerja 1, Rabu (2/12/2020).

Dia menjelaskan tujuan SWF milik Rusia adalah menarik dana dari luar negeri untuk bisa diinvestasikan di negaranya. Mereka mengembangkan kombinasi pengumpulan dana dari dananya sendiri maupun dari dana-dana di luar negeri.

"Nah ini lah kira-kira yang nanti lebih mirip dengan apa yang akan kita bikin, karena kita tujuannya adalah untuk mendatangkan investasi di dalam negeri untuk bisa kita investasikan di berbagai proyek di dalam negeri," paparnya.

Berdasarkan pemaparannya, SWF Rusia saat ini mengelola dana US$ 10 miliar. Namun, mereka sudah bisa menarik investasi asing langsung (foreign direct investment) hingga 4 kali lipat dari dana yang sudah ada itu.

Tapi Isa menekankan bahwa pemerintah tidak hanya belajar dari satu SWF saja, melainkan dari banyak lembaga.

"Walaupun pada akhirnya tidak semuanya memang aplikabel di Indonesia, tapi kita juga banyak mengambil yang baik-baik dari sana karena memang kita ingin menciptakan satu SWF/lembaga pengelolaan investasi yang berkelas dunia, berstandar internasional terutama untuk gavernance-nya," tambahnya.

(toy/eds)