Updated
PPA Rombak Manajemen Dipasena
Jumat, 27 Jan 2006 19:42 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) merombak jajaran manajemen Dipasena Group. Pergantian ini terkait dengan pengucuran dana oleh kreditor baru ke Dipasena sebesar maksimum Rp 2,6 triliun.Manajemen baru tersebut adalah Presdir Rudyan Kopot, Direktur Inti Plasma dan Umum Rudolf Samuel Warouw, Direktur Kepatuhan dan SDM MC Budi Setyono, Direktur Operasi dan Pemasaran Wayan Agus, Direktur Keuangan Edy Hidayat A.Dari lima direktur tersebut, dua direksi terakhir berasal dari pihak kreditor. Sedangkan sisanya mewakili pemerintah.Sementara di jajaran komisaris yang mewakili pemerintah adalah Presiden Komisaris Wismoyo Arismunandar, Komisaris Gelwynn Yusuf, Rahmat Saptaman, Rosan P Roslani, Surjadinata Sumantri. Dua komisaris terakhir merupakan wakil dari kreditor."Manajemen baru ini telah diseleksi oleh independent human resources. Mereka diharapkan bisa mengembangkan kembali serta mengamankan posisi pemerintah dan kreditor," kata Wakil Dirut PPA Raden Pardede dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (27/1/2006).Mengenai rencana konversi saham Dipasena,konversi tersebut paling cepat dapat dilakukan 15 bulan setelah dana Rp 1,5 triliun turun.Saat ini PPA dan kreditor sedang dalam proses penyelesaian dokumen-dokumen. Nantinya, pihak kreditor maksimal akan memiliki saham Dipasena sebanyak 75 persen. "Tapi harganya melihat kondisi," ujar Dirut PPA Mohammad Syahrial.Saat ini 2.000 petani Dipasena sudah berproduksi dan jumlah ini akan ditingkatkan menjadi 11.000. Manajemen baru juga akan membenahi kembali perjanjian antara inti dengan plasma.Dana sebesar Rp 900 hingga Rp 1,1 triliun digunakan untuk modal petani. Setiap petani mendapatkan maksimal Rp 100 juta. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp 20 juta akan dikembalikan ke PPA untuk pengembalian kredit lama dan sisanya untuk modal baru. Total tambak Dipasena mencapai 230 ribu hektar.
(qom/)











































