Disebut Keliru, Ini Daftar Kebijakan Susi yang Dirombak Edhy Prabowo

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 05 Des 2020 20:30 WIB
Menteri KKP periode 2019-2024 Edhy Prabowo hadiri acara pisah-sambut di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Eks Menteri KKP Susi Pudjiastuti turut hadir di sana
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti buka suara atas tudingan Adik Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo yang menyebut kebijakannya terkait ekspor benih lobster keliru. Ia mempertanyakan hal tesebut.

"Matahari cerah sekali, sayang tadi pagi saya sempat dengar keliru, Susi keliru, Susi keliru, Susi keliru. Susi keliru apanya? Wong saya sekarang ada di pantai kok, lagi paddling kok. Keliru apanya bo?" ujar Susi melalui video yang diunggah lewat Twitternya seperti dikutip detikcom, Sabtu (5/12/2020).

Susi melanjutkan, pihaknya terbuka jika ada yang keberatan dengan kebijakannya dan menempuh jalur hukum. Ia juga mengaku pernah dituntut sampai Rp 1 triliun.

Jelang penutup video, Susi kemudian menyinggung kebijakannya yang dianggap keliru itu sudah diubah. Susi menilai, harusnya sudah benar.

"Kan sudah diganti semua yang keliru, mestinya kan jadi benar. Kalau keliru diganti masa keliru lagi, keliru diganti ya jadi benar," katanya.

Hashim sebelumnya mengatakan, kebijakan Susi keliru. Kebijakan yang dimaksud adalah melarang ekspor benih lobster.

Ia mengatakan ekspor benih lobster bisa dilakukan Indonesia dan akan menjadikan negara terkuat untuk produk kelautan. Bahkan, Hashim menyatakan Susi juga melarang budi daya lobster di masa jabatannya.

"Menurut saya banyak orang bilang Indonesia itu berpotensi superpower produk kelautan. Kita yang besar, bukan Vietnam! Kebijakan menteri lama ini keliru. Budi daya lobster juga dilarang itu keliru, Susi keliru menurut saya," ujar Hashim dalam konferensi pers di kawasan Pluit, Jakarta Utara, kemarin (4/12/2020).

Kebijakan Susi yang dirombak Edhy Prabowo di halaman berikutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2