Diklaim Punya Ekonomi Digital Paling Kuat, RI Bisa Selamat dari Resesi?

ADVERTISEMENT

Diklaim Punya Ekonomi Digital Paling Kuat, RI Bisa Selamat dari Resesi?

Soraya Novika - detikFinance
Selasa, 08 Des 2020 14:35 WIB
Pinjam Online
Foto: Pinjam Online (Tim Infografis: Andhika Akbarayansyah)
Jakarta -

Program Startup4Industry 2020 bertajuk "Indonesia Percaya Diri Dengan Teknologi Dalam Negeri" telah memasuki babak akhir. Kegiatan ini merupakan stimulan yang diharapkan dapat mendorong munculnya ekosistem startup di bidang teknologi industri 4.0.

Program yang diinisiasi oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) ini menghadirkan startup yang mampu menciptakan produk original dan bisa membantu peningkatan efisiensi dalam hal biaya, energi dan waktu, khususnya bagi industri kecil dan menengah (IKM).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan, IKM menjadi salah satu sektor yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, sentuhan inovasi teknologi dari tech startup dalam bidang logistik, pencatatan stok, produksi dan kemudahan untuk pengelolaan akun toko online adalah sebagian solusi yang dapat ditawarkan kepada IKM dalam melakukan pengembangan usaha serta bangkit pada masa pandemi saat ini.

"Krisis pandemi COVID-19 menjadi kesempatan untuk transformasi dan juga lompatan kemajuan teknonologi," ujarnya pada 'Seminar Indonesia Percaya Diri Dengan Teknologi Dalam Negeri' yang dilaksanakan secara daring pada Senin, 7 Desember 2020.

Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan penetrasi pengguna internet pada tahun 2019 hingga kuartal II 2020 mencapai 196,71 juta jiwa pengguna internet atau setara 73,7% dari jumlah penduduk Indonesia sebanyak 266,91 juta jiwa.

Berdasarkan data tersebut, Gati menilai bahwa percepatan ekonomi digital memerlukan banyak dukungan dari digital talent, termasuk startup teknologi yang di dalamnya mengakomodir sumber daya manusia.

Bersambung ke halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT