Direksi Pertamina Diminta Lengkapi RKAP Tahun 2006

Direksi Pertamina Diminta Lengkapi RKAP Tahun 2006

- detikFinance
Senin, 30 Jan 2006 13:44 WIB
Jakarta - Komisaris Pertamina meminta kepada jajaran direksi untuk melengkapi rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) tahun 2006. Hal itu diputuskan dalam RUPS yang digelar Jumat, 27 Januari 2006 lalu. "RUPS kemarin, komisaris minta dilengkapi. kalau dalam bahasanya, Pertamina mau belanja apa saja? ya, d-break down," kata Dirut Pertamina Widya Purnama di sebuah restoran di Kawasan Senayan, Jakarta, Senin (30/1/2006).Perubahan RKAP itu menyangkut adanya penyusutan konsumsi BBM pada tahun 2006. Dalam RKAP, konsumsi BBM ditetapkan sekitar 62 juta kiloliter pada tahun 2006. "Turun nih, dari tahun lalu. Tahun 2005 kan 65 juta kiloliter," ujar Widya. Sementara stok BBM saat ini mengalami kenaikan dan berada pada level yang aman. "Stok kita aman banget 26-27 hari untuk semua produk BBM," tegasnya.Untuk Februari, Pertamina membeli minyak mentah jenis Minas yang merupakan jenis minyak denagn kualitas paling bagus yang dihasilkan oleh Indonesia dengan harga ICP sebesar US$ 62 per barel. Sedangkan untuk premium, Pertamina membeli US$ 68,16 per barel. Minyak tanah US$ 79,83 per barel dan solar US$ 71,62 per barel."Impor ini pada harga dua bulan sebelumnya karena kontraknya dilakukan sebelum pengiriman," ujar Widya. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads