5 Jejak Jokowi 'Ngebet' Gaet Tesla Investasi di RI

Tim Detikcom - detikFinance
Minggu, 13 Des 2020 13:31 WIB
Presiden Jokowi
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Produsen kendaraan listrik, Tesla Inc. sedang dibidik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Jokowi kelihatannya 'ngebet' menggaet perusahaan teknologi milik Elon Musk itu yang bermarkas di Amerika Serikat (AS).

Jokowi ingin produsen kendaraan listrik dan energi bersih itu berinvestasi di Indonesia agar industri baterai listrik terbangun di RI dalam jangka menengah.

1. Juli 2019

Melansir CNN Indonesia, Minggu (13/12/2020), wacana tersebut sudah pernah diungkap oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pada Juli 2019, Luhut mengklaim minat investasi diutarakan oleh Tesla lebih dulu.

Mantan Menkopolhukam itu menyatakan Tesla dan beberapa perusahaan, seperti Contemporary Amperex Technology (CATL), LG Chem, Volkswagen, hingga Mercedes berminat mendirikan pabrik industri baterai listrik di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

Rencana nilai investasi secara gabungan mencapai US$4 miliar. Luhut mengaku minat itu muncul karena para perusahaan menyadari tingginya potensi sumber daya nikel di Indonesia, tepatnya di kawasan Morowali, Sulawesi Tengah sebagai bahan baku baterai listrik.

"Mereka mau masuk (total) sampai US$ 4 miliar. Saat ini yang sudah mulai investasi mungkin nilanya US$ 1 miliar. Itu yang sudah groundbreaking (peletakan batu pertama proyek)," ungkap Luhut, beberapa waktu lalu.

2. Oktober 2020

Jokowi kelihatannya 'ngebet' menggaet perusahaan teknologi milik Elon Musk itu yang bermarkas di Amerika Serikat (AS).

"On going discussion, arahnya ke sana (Batang)," kata Agus kepada CNBC Indonesia, Senin (19/10/2020).

Selanjutnya
Halaman
1 2