Pengangguran RI Melonjak Jadi 9 Juta Lebih, Ini yang Perlu Kamu Tahu

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 14 Des 2020 06:30 WIB
Pengangguran
Foto: Fuad Hasim
Jakarta -

Pandemi COVID-19 telah menimbulkan gejolak besar bagi perekonomian. Dampaknya pengangguran meningkat hingga mencapai 9,77 juta orang.

Pelemahan ekonomi terlihat dari pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mengalami penurunan signifikan menjadi 2,97% pada triwulan pertama dan terkontraksi menjadi minus 5,32% pada triwulan kedua. Hal ini antara lain disebabkan penerapan PSBB di berbagai daerah.

Sedangkan, pada triwulan ketiga, pertumbuhan ekonomi mulai mengalami pemulihan, meskipun masih tetap tumbuh minus 3,49%. Pada triwulan keempat diharapkan pertumbuhan ekonomi dapat mendekati 0% bahkan positif. Hal ini bisa memengaruhi angka pengangguran.

"Hal ini didukung konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 9,79% dan beberapa sektor seperti pertanian dan informasi-komunikasi yang masih positif," jelas Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi Kemenko Perekonomian, Elen Setiadi.

Pada sisi ketenagakerjaan, terjadi disrupsi pada kondisi ketenagakerjaan akibat munculnya pandemi COVID-19. Selain pengangguran, menurutnya perlu diperhatikan seberapa besar pekerjaan yang hilang akibat pandemi, dan dampak terhadap pasar kerja yang berupa pengurangan jam kerja (working hour losses).

"Tercatat 29,12 juta atau 14,28% dari penduduk usia kerja terkena dampak COVID-19, terdiri dari 5,09 juta orang pengangguran, tidak bekerja sementara dan bukan angkatan kerja karena COVID-19, serta 24,03 juta orang mengalami pengurangan jam kerja (shorter hours) karena pandemi ini juga," terangnya.

Lanjut ke halaman berikutnya>>>

Selanjutnya
Halaman
1 2