Arab Saudi Setop Penerbangan Internasional, Ini Alasannya

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Senin, 21 Des 2020 13:25 WIB
A Saudi Arabian flag flies on Saudi Arabias consulate in Istanbul on October 4, 2018. - Jamal Khashoggi, a veteran Saudi journalist who has been critical towards the Saudi government has gone missing after visiting the kingdoms consulate in Istanbul on October 2, 2018, the Washington Post reported. (Photo by OZAN KOSE / AFP)
Foto: AFP/OZAN KOSE
Jakarta -

Pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara penerbangan internasional dan menangguhkan jalur masuk melalui darat dan laut selama sepekan. Hal ini karena jenis virus Corona baru yang menyebar dengan cepat muncul di Inggris.

Mengutip Strait Times, Senin (21/12/2020), media resmi Saudi atau Saudi Press Agency (SPA) menyatakan, kerajaan sementara menangguhkan penerbangan internasional untuk jangka waktu satu minggu yang bisa diperpanjang satu minggu lagi.

"Masuk ke kerajaan melalui pelabuhan darat dan laut juga akan ditangguhkan selama seminggu, yang dapat diperpanjang seminggu lagi," tambah SPA.

Penangguhan ini tidak berlaku untuk pesawat internasional yang saat ini berada di wilayah kerajaan Arab Saudi dan akan diizinkan untuk pergi.

Kebijakan itu diambil setelah beberapa negara Eropa melarang perjalanan dari Inggris pada hari Minggu lalu. Sebab, pemerintah Inggris mengingatkan adanya jenis virus baru yang sangat menular 'di luar kendali'.

SPA menyatakan, penumpang yang tiba di Arab Saudi dari Eropa mulai 8 Desember diminta untuk mengisolasi diri selama dua minggu dan menjalani pengujian.

Sementara, negara tetangganya Kuwait juga mengumumkan larangan pada hari Minggu pada penerbangan penumpang dari Inggris karena adanya jenis virus baru tersebut.

(acd/fdl)