Menakar Kiprah Sandiaga yang Namanya Masuk 'Kabinet Capres 2024'

Tim detikcom - detikFinance
Kamis, 24 Des 2020 12:31 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono

Kiprah Bisnis Sandiaga

Sebelum merambah panggung politik, Sandiaga Uno dikenal sebagai seorang pengusaha yang lahir saat Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998. Dia mendirikan sejumlah perusahaan di bawah naungan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

Kecemerlangannya mengelola bisnis mengantarkan Sandiaga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi). Salah satu fokus dia saat di Hipmi adalah memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Sandiaga Uno pernah menduduki posisi direktur keuangan NTI Resources Ltd, sebuah perusahaan minyak dan gas asal Kanada. Ia bekerja di NTI pada periode 1995-1996 dan kemudian mengundurkan diri.

Saat pulang ke Indonesia, Sandi mulai menjadi pengusaha dengan mendirikan perusahaan konsultan keuangan. Perusahaan bernama Recapital Advisors ini dibangun bersama rekannya, Rosan P Roeslani, yang saat ini menjabat Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Selain Recapital, Sandi bersama guru bisnisnya, yakni William Soeryadjaja dan Edwin Soeryadjaja, mendirikan Saratoga Investama. Sebuah perusahaan investasi yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, konsumer, dan produk kehutanan.

Dia pernah menjadi anggota Komite Ekonomi Nasional (KEN) dan menjabat bendahara Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) sejak Januari 2011. Pada 2016, namanya pernah masuk di daftar Panama Papers atau sebuah data milik firma hukum Mossack Fonseca berisi data penggelapan banyak pengusaha hingga pengusaha dunia.

Malang melintang di dunia usaha membuat Sandiaga masuk daftar orang terkaya di Indonesia. Berdasarkan 'Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara' yang diterbitkan KPK, diunduh dari situs resmi KPU periode 2016, pendiri PT Saratoga Investama ini punya total nilai kekayaan mencapai Rp 3,8 triliun plus US$ 10.347.381.

Versi Forbes, Sandi menduduki posisi ke-37 orang terkaya di Indonesia. Sedangkan di Globe Asia, Sandi menduduki posisi ke-85 orang terkaya di Indonesia dengan jumlah kekayaan mencapai US$ 300 juta, meskipun jumlah ini lebih rendah dibanding periode sebelumnya, yang mencapai US$ 500 juta.


(upl/upl)