Mari Pangestu: Harga Gula Rp 6.500/kg Masih Wajar

Mari Pangestu: Harga Gula Rp 6.500/kg Masih Wajar

- detikFinance
Kamis, 02 Feb 2006 10:37 WIB
Jakarta - Kenaikan harga gula yang kini rata-rata di level Rp 6.000-Rp 6.500 per kilogram (kg) dinilai masih wajar. Namun untuk mengerem laju kenaikan harga gula, pemerintah kemungkinan akan melakukan operasi pasar gula pada pekan depan yang akan melibatkan gula rafinasi (gula untuk industri).Dari hasil sidak yang dilakukan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Pasar Minggu Jakarta, pukul 09.30 WIB, Senin (2/2/2006), harga gula masih di kisaran Rp 6.000-Rp 6.500/kg."Kenaikannya dari bulan Desember dari semula Rp 5.500/kg yang salah satunya karena kenaikan BBM, tapi ini masih batas kewajaran. Yang penting gula atau sembako lainnya dijamin stoknya cukup di titik-titik rawan banjir," kata Mari.Menurut Mari, dari hasil pantauan Depertemen Perdagangan harga gula melonjak ke level Rp 7.000-Rp 8.000/kg seperti yang diungkap sejumlah pihak termasuk DPR.Untuk meredam meroketnya harga gula, menurut Mari, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Departemen Perhubungan (Dephub), maupun distributor lainnya agar di bulan Februari ini persediaan lebih banyak. Mari menilai, melonjaknya harga gula lokal dalam beberapa minggu terakhir karena naiknya harga gula internasional sebesar 46 persen dalam waktu satu minggu.Pemerintah juga akan menerapkan parameter harga gula untuk Pulau Jawa Rp 6.000/kg dan luar Jawa Rp 6.200/kg. Pemerintah juga akan meminta para produsen untuk melakukan operasi pasar."Kemungkinan minggu depan, tapi saya keberatan melakukan operasi pasar, karena bukan pemerintah yang punya stok," katanya.Dalam operasi pasar ini, menurut Mari, dimungkinkan untuk melempar gula rafinasi dalam jumlah, tempat dan jangka waktu tertentu. (ir/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads