Terbang Wajib PCR-Rapid Antigen, Penumpang Pesawat Tetap Naik 26%

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 25 Des 2020 19:30 WIB
Pandemi global COVID-19 membawa perubahan di sektor penerbangan dunia termasuk juga di Indonesia. Di Indonesia, stakeholder penerbangan nasional merespons pandemi dengan melakukan adaptasi supaya operasional penerbangan khususnya tetap terjaga. Berikut kebiasaan baru penumpang pesawat dan pengunjung di bandara-bandara PT Angkasa Pura II.
Foto: Istimewa/PT Angkasa Pura II
Jakarta -

Jumlah penumpang pesawat pada periode libur natal dan tahun naik 26%. Hal ini terjadi meskipun tes PCR hingga rapid test antigen diberlakukan sebagai syarat perjalanan.

Dari data Angkasa Pura II di semua bandara kelolaannya, pada tanggal 18 hingga 23 Desember 2020, jumlah penumpang pesawat mencapai 735.186 orang atau naik 26% dibandingkan dengan periode yang sama pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, frekuensi penerbangan naik 37% menjadi 8.901 penerbangan dari sebelumnya 6.503 penerbangan. Adapun jumlah penumpang tertinggi terjadi pada H-2 menjelang Natal atau pada 23 Desember sebanyak 144.594 penumpang dengan 1.604 penerbangan.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan puncak kepadatan penumpang pesawat akan terjadi di tanggal 23-24 Desember 2020.

"Kami perkirakan puncak arus mudik menjelang Natal di bandara PT Angkasa Pura II pada 23 - 24 Desember. Sejalan dengan itu kami memastikan kesiapan personel, infrastruktur dan penerapan berbagai prosedur termasuk protokol kesehatan," ujar Awaluddin dalam keterangannya, Jumat (25/12/2020).

Sementara itu, khusus di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng saja jumlah penumpang pada 18-23 Desember tercatat 435.197 penumpang dengan 5.042 penerbangan.

Jumlah penumpang tertinggi di Bandara Soekarno-Hatta pada 23 Desember yakni 84.731 penumpang dengan 907 penerbangan.

Pada hari ini, 24 Desember, diperkirakan juga menjadi puncak arus mudik menjelang Natal dengan jumlah penumpang di atas 80.000 penumpang dengan sekitar 900 penerbangan.

Sebagai informasi, Bandara Soekarno-Hatta membuka 8 lokasi Airport Health Center yang bermitra dengan Kimia Farma dan Indofarma. Penumpang yang ingin melakukan tes PCR dan rapid test antigen bisa melakukannya di sana.

Calon penumpang pesawat dapat memilih 3 alternatif layanan tes COVID-19 yakni melakukan pemesanan jadwal terlebih dahulu (pre-order service), tes tanpa turun dari kendaraan (drive thru service), dan langsung datang ke lokasi (walk in service).

Lokasi Airport Health Center tersebut ada di:
1. Airport Health Center di T1 (Walk in service)
2. Airport Health Center di T2 (Stasiun Skytrain - Walk in service)
3. Airport Health Center di T2 (Terminal 2D - Pre-order service)
4. Airport Health Center di T3 (SMMILE Center - Walk in service)
5. Airport Health Center di T3 (area lounge umroh - Pre-order service)
6. Drive Thru tes di lapangan parkir T3
7. Drive Thru tes di lapangan parkir T2
8. Drive Thru tes di lapangan parkir T1

(eds/eds)