Harga Beras Belum Turun, Bulog Diminta Intensifkan OP
Kamis, 02 Feb 2006 12:25 WIB
Jakarta -
Meski sudah melakukan operasi pasar (OP) beras sejak awal Januari, namun harga beras belum turun dan terus melonjak.Melihat kondisi tersebut, Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu meminta Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk mengintensifkan operasi pasarnya, terutama dalam masa krusial beberapa minggu ini."Kami akan cek Bulog untuk mengintensifkan operasi pasar, karena saat-saat inilah yang harus diantisipasi, karena belum masa panen," kata Mari di sela acara sidak harga gula dan beras di Pasar Minggu, Jakarta, Kamis (2/2/2006).Menurut Mari, memasuki bulan Februari ini, seharusnya harga beras sudah mulai turun, karena panen raya akan jatuh sekitar akhir Februari dan Maret.Mari menduga, masih tingginya harga beras karena pengaruh cuaca dan banjir yang bisa menghambat masa panen raya.Sementara dari hasil sidak di Pasar Minggu, sejumlah pedagang mengaku membeli beras dari Pasar Induk Cipinang pada hari ini sebesar Rp 4.800 per kilogram atau naik Rp 500 untuk beras jenis IR3.Maka itu Mari meminta Bulog untuk melakukan operasi pasar yang lebih terarah, sehingga tidak hanya dilakukan di titik-titik tertentu yang pengaruhnya tidak signifikan.
(ir/)










































