Tahun Kerbau Logam, Ekonomi RI Diprediksi Masih 'Ngos-ngosan'

Vadhia Lidyana - detikFinance
Jumat, 01 Jan 2021 19:30 WIB
Prekonomian Indonesia dipastikan 99% masuk jurang resesi. Itu artinya pertumbuhan ekonomi nasional bakal minus lagi di kuartal III-2020.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Berdasarkan ilmu astrologi China, tahun 2021 adalah tahunnya kerbau logam. Dua orang pakar Feng Shui meramal, di tahun kerbau logam ini perekonomian Indonesia belum sepenuhnya pulih dari tekanan, seperti yang terjadi di tahun 2020.

Menurut pakar Feng Shui Suhu Xiang Yi Hong, perekonomian Indonesia bahkan masih 'ngos-ngosan' atau berat untuk pulih.

"Di 2021 itu elemennya logam dan tanah. Karena kerbau tanah, dan tanah menghidupkan logam, sehingga logam itu banjir. Kalau logam mewakili uang, berarti ekonomi di 2021 masih ngos-ngosan," kata Suhu Yi kepada detikcom Kamis (1/1/2021).

Menurutnya, kritik para ekonom terkait membengkaknya utang luar negeri Indonesia selama pandemi COVID-19 di 2020 perlu dicermati pemerintah di tahun kerbau logam.

"Jadi ada ekonom yang kritik perekonomian negara, utang sudah besar, itu wajar. Lalu segala sesuatu yang berhubungan dengan ekonomi harus hati-hati," tegasnya.

Dihubungi secara terpisah, pakar Feng Shui Suhu Yo bahkan meramal ekonomi Indonesia di 2021 akan lebih terpuruk dibandingkan 2020.

"Ekonomi pada tahun 2021 akan lebih parah dari tahun 2020, karena krisis ekonomi dunia," ujar Suhu Yo.

Penyebabnya karena kemungkinan besar pandemi virus Corona belum usai di tahun kerbau logam. "Pandemi baru akan selesai pada tahun 2023," ujarnya.