Sri Mulyani: Anggaran Vaksinasi Gratis Bisa Lebih dari Rp 74 T

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Senin, 04 Jan 2021 18:45 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) didampingi Wamenkeu Suahasil Nazara (kanan) mengikuti Rapat Kerja dengan Komisi XI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (26/8/2020). Raker tersebut membahas Laporan Keuangan Kementerian Keuangan pada APBN 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww.
Foto: ANTARAFOTO/PUSPA PERWITASARI
Jakarta -

Pemerintah akan melakukan revisi pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) 2021 untuk anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN), termasuk untuk vaksinasi gratis.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan hal ini karena program vaksinasi akan dilakukan gratis untuk masyarakat. Hal ini akan menyebabkan anggaran semakin meningkat.

"Sesudah Presiden menetapkan vaksinasi akan dilakukan gratis, anggarannya bisa akan mencapai lebih dari Rp 74 triliun," kata dia dalam webinar, Senin (4/1/2021).

Sri Mulyani mengungkapkan untuk tahun ini anggaran PEN pada klaster kesehatan sebesar Rp 25,4 triliun. Nantinya anggaran akan mengalami kenaikan.

"Rp 74 triliun hanya untuk vaksinasi (gratis), belum bicara tentang masalah kesehatan yang lain dan harus ditangani, masih banyak sekali APBN kita (ada perubahan)," jelasnya.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo menyebut ada 67-70% dari 265 juta penduduk Indonesia harus divaksinasi. Ini artinya ada 182 juta masyarakat yang akan divaksin secara gratis sehingga anggaran yang dibutuhkan memang sangat besar.

Saat ini Indonesia sudah mengamankan 3 juta dosis vaksin dan sedang diuji kembali oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebelum didistribusikan kepada masyarakat atau vaksinasi gratis.

(kil/fdl)