Grab Indonesia: Kami Tak Ada Hubungan dengan Grabtoko!

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 06 Jan 2021 15:18 WIB
Grabtoko
Foto: Screenshot Grabtoko
Jakarta -

Investor grabtoko dikabarkan menggelapkan uang konsumen. Imbasnya barang yang dibeli konsumen tak diterima sementara uang tak kembali.

Apa itu grabtoko? mengutip situs web grabtoko.com, grabtoko adalah platform belanja online. Situs e-niaga (e-commerce) ini menjual benda-benda elektronik dan telepon pintar (smartphone).

Meskipun namanya mirip dengan perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Grab Indonesia, tapi keduanya tak memiliki hubungan.

"Grab Indonesia tidak mengetahui dan tidak memiliki hubungan dengan situs web perdagangan dan akun media sosial yang menggunakan nama Grab Toko," kata Manajer Public Relation Grab Indonesia Dewi Nuraini saat dihubungi detikcom, Rabu (6/1/2021).

Dia menjelaskan merek Grab terdaftar dan dilindungi sebagai hak kekayaan intelektual, sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Dia menjelaskan pihaknya akan menggunakan pendekatan hukum demi melindungi reputasi Grab.

"Kami akan melakukan langkah hukum yang diperlukan untuk melindungi reputasi merek kami," tambahnya.

Sebagai informasi, baru-baru ini seorang pengguna Twitter @destynrc curhat soal nasib uangnya Rp 23 juta yang dia transfer ke rekening atas nama Grab Toko Indonesia (grabtoko). Uang tersebut dia gunakan untuk membeli 2 unit iPhone. Sayang, barang tersebut tak kunjung diterimanya.

Kasus itu bermula ketika dirinya membeli produk di grabtoko. Berdasarkan tangkapan layar yang dia bagikan, yang dibeli adalah 2 unit iPhone, masing-masing seharga Rp 11,5 juta. Pembayaran dilakukan pada 28 Desember 2020.

Lalu pihak grabtoko memberi pernyataan berdasarkan tangkapan layar yang memperlihatkan Instagram story.

"Pertama, mohon maaf atas keterlambatan respon dari pihak grabtoko, saat ini kita sedang melaporkan investor grabtoko atas penggelapan uang konsumen ke Mabes Polri di Trunojoyo Jakarta Selatan (nomer laporan menyusul setelah penyidikan). Kami juga sudah berusaha menyita aset investor yang ada dan membekukan semua rekening aset kami, agar terhindar kerugian lebih besar lagi," kata Managing Director PT Grab Toko Indonesia.

Grabtoko berjanji akan mengembalikan uang konsumen secepatnya setelah melalui proses penyidikan oleh kepolisian.

(toy/zlf)