Waduh! Michelin Mau Pangkas 2.300 Pekerja

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Kamis, 07 Jan 2021 08:40 WIB
Ban Michelin untuk MotoGP
Foto: Michelin
Jakarta -

Produsen ban asal Prancis, Michelin berencana memangkas 2.300 pekerja di Prancis dalam tiga tahun mendatang. Langkah itu akan ditempuh karena meningkatnya tekanan dari kompetitor dengan biaya yang lebih rendah.

Seperti dikutip dari Financial Times, Kamis (7/1/2021), Michelin menghadapi perubahan struktural yang mendalam di pasar dengan adanya gelombang impor yang murah. Hal tersebut mendorong perusahaan untuk memangkas biaya di dalam negeri.

"Kami tidak punya pilihan. Jika kami tidak bekerja setiap hari pada posisi kompetitif kami, kami akan tersingkir, " kata Kepala Eksekutif Michelin, Florent Menegaux.

Sementara itu, pandemi COVID-19 telah menghancurkan permintaan di industri mobil dan memberi dampak pada Michelin. Menegaux mengatakan, pandemi hanya menunda pengumuman rencana baru.

Penyederhanaan operasi Prancis Michelin bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sebesar 5% setahun dan tidak menutup pabrik. Pengurangan pekerja akan terjadi melalui rencana pensiun dan pemberhentian secara sukarela.

Pemasok suku cadang mobil Eropa terjebak di antara pandemi dan perubahan struktural yang sudah berlangsung karena produsen ban murah membanjiri pasar.

Menegaux memperkirakan, permintaan akan kembali ke level 2019 yakni sebelum krisis virus Corona pada paruh kedua tahun depan.

(acd/ara)