Catat! Aturan Baru Wira-wiri Naik Pesawat

Soraya Novika - detikFinance
Sabtu, 09 Jan 2021 19:30 WIB
Puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru 2020 di Bandara Soekarno Hatta terjadi pada Rabu (23/12/2020). Jumlah penumpang pesawat mencapai 85.000 orang.
Ilustrasi/Foto: Antara Foto
Jakarta -

Merespons kebijakan PSBB Ketat Jawa-Bali, PT Angkasa Pura II (Persero) menerapkan aturan baru terkait tes COVID-19 untuk pesawat rute domestik. Aturan baru itu mulai berlaku sejak 9-25 Januari 2021 mdan dibuat sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 01/2021 dan Surat Edaran Ditjen Perhubungan Udara Nomor 03/2021.

Berdasarkan kedua surat edaran tersebut, calon penumpang pesawat tujuan Bali wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam

Sementara itu, bagi calon penumpang pesawat dari dan ke Jawa serta di dalam Jawa, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam atau hasil nonreaktif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

Adapun anak-anak di bawah usia 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid tes antigen sebagai syarat perjalanan. Penerbangan angkutan perintis dan di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar) juga tidak diwajibkan dari ketentuan ini.

Di sisi lain, calon penumpang pesawat daerah tujuan lain seperti Kalimantan Barat hanya diwajibkan menyertakan hasil tes RT-PCR bagi pesawat dengan tujuan ke provinsi tersebut.

VP of Corporate Communication AP II Yado Yarismano mengatakan seluruh bandara AP II telah mengoperasikan Airport Health Center bagi calon penumpang pesawat untuk dapat melakukan tes COVID-19.

"Keberadaan Airport Health Center untuk mendukung calon penumpang pesawat memenuhi kewajiban tes COVID-19 dan memastikan terwujudnya penerbangan sehat sehingga sektor penerbangan nasional dapat tetap berkontribusi dan mendukung aktivitas masyarakat," kata Yado dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/1/2021).

"Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia dan bandara jangkar penerbangan domestik di tengah pandemi ini, kami membuka 8 titik layanan Airport Health Center dengan 3 alternatif layanan yaitu Pre-order service, Walk in service dan Drive thru service untuk mempermudah calon penumpang pesawat melakukan tes COVID-19," sambungnya.

Langsung klik halaman berikutnya tentang informasi Aiport Health Center di Bandara Soekarno-Hatta

Selanjutnya
Halaman
1 2