Lengkap! Ini Daftar Bansos yang Bisa Dinikmati di 2021

Anisa Indraini - detikFinance
Selasa, 12 Jan 2021 14:42 WIB
Pemprov DKI Jakarta mulai menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) yang diharapkan bisa meminimalisir dampak akibat pandemi virus Corona.
Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Beberapa bantuan sosial (bansos) masih terus berlanjut sampai tahun 2021 ini. Dengan begitu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dari dampak pandemi COVID-19 yang belum usai.

Dirangkum detikcom, Selasa (12/1/2021), berikut daftar bansos COVID-19 yang bisa dinikmati di 2021:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Penerima bansos PKH diperluas dari 9,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi 10 juta KPM. Bansos ini akan disalurkan dalam 4 tahap mulai Januari, April, Juli, dan Oktober melalui bank BUMN (BNI, BRI, Bank Mandiri, BTN).

Besaran nilai bansos PKH yang diterima dalam satu tahun: Untuk ibu hamil senilai Rp 3 juta, anak usia dini senilai Rp 3 juta, penyandang disabilitas berat senilai Rp 2,4 juta, dan lansia 70 tahun ke atas senilai Rp 2,4 juta.

Bansos ini juga akan diberikan kepada anak sekolah. Bagi duduk di bangku SD/MI/sederajat akan mendapatkan Rp 900 ribu. Kemudian SMP/MTs/sederajat akan mendapatkan Rp 1,5 juta. Bagi pelajar SMA/MA/ sederajat akan mendapatkan Rp 2 juta yang bisa di cek di dtks.kemensos.go.id.

2. Program Sembako/Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)

Program sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepesertaannya ditetapkan sebanyak 18,5 juta KPM. Nilai bantuan yang diberikan sebesar Rp 200 ribu/KPM/bulan. Bantuan juga disalurkan lewat bank-bank BUMN mulai Januari hingga Desember.

Bagi yang ingin cek bansos Kartu Sembako/BPNT bisa klik dtks.kemensos.go.id. Menteri Sosial Tri Rismaharini menargetkan bansos 2021 sembako sudah diterima KPM per 4 Januari 2021.

3. Bansos Tunai

Nilai bansos tunai yang diterima setiap KPM sebesar Rp 300 ribu per bulan. Bantuan disalurkan melalui PT Pos Indonesia (Persero) selama 4 bulan (Januari, Februari, Maret, dan April).

4. Kartu Prakerja

Program Kartu Prakerja dipastikan bakal terus berlanjut hingga 2021 mendatang. Pemerintah memastikan sudah menyiapkan anggaran Rp 10 triliun untuk program tersebut di tahun ini.

"Anggarannya di nota keuangan, belum APBN, Rp 10 triliun," ujar Direktur Eksekutif Project Management Officer (PMO) Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari dalam webinar bertajuk Survei BPS Bicara Tentang Kartu Prakerja, Senin (23/11/2020).

Belum bisa dipastikan bentuk program tersebut akan seperti apa nantinya. Apakah tetap sama dengan 2020 yang semi bansos, atau balik kepada rencana awal yang dikhususkan untuk pengembangan kompetensi kerja. Kita tunggu saja ya!

5. Diskon Listrik

Program token listrik gratis dan diskon tarif listrik bagi pelanggan PLN juga diperpanjang hingga Maret 2021. Stimulus itu diberikan bagi pelanggan kategori rumah tangga daya 450 VA dan 900VA bersubsidi, serta kategori bisnis dan industri daya 450 VA.

Bagi pelanggan rumah tangga, program ini memberikan diskon 100% kepada pelanggan listrik kategori daya 450 VA dan diskon 50% kepada pelanggan kategori daya 900 VA bersubsidi yang sudah terdata dalam DTKS di Kementerian Sosial. Demikian juga untuk pelanggan bisnis dan industri daya 450 VA, akan diberikan 100% untuk tagihan listrik. Program ini juga merupakan salah satu program bansos pemerintah.

(zlf/zlf)