3 Tips Genjot Omzet Bisnis Kuliner di Tengah Pandemi

Abu Ubaidillah - detikFinance
Selasa, 12 Jan 2021 18:46 WIB
BRI
Foto: YouTube Bank BRI
Jakarta -

Pandemi COVID-19 masih terjadi di awal tahun ini, pemerintah pun menerapkan kebijakan PSBB hingga PPKM untuk memutus rantai penyebaran virus Corona. Pembatasan kegiatan ini berdampak pada berbagai sektor, tak terkecuali sektor usaha kuliner.

Sejumlah UMKM kuliner tetap membuka lapak dengan membatasi jumlah pengunjung, ada pula yang beralih berjualan secara online, dan tak sedikit yang gulung tikar. Bagi yang masih ingin bergelut di bidang kuliner, perlu strategi tepat agar bisa bertahan dan bahkan meningkatkan omzet.

Dilansir dari QSR Magazine, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan para UMKM kuliner agar bisa bertahan dan bahkan meningkatkan penjualannya di tengah pandemi.

1. Tingkatkan Komunikasi dengan Pelanggan

Pada masa pandemi ini orang-orang lebih banyak menghabiskan waktu di depan komputer dan telepon. Mereka fokus bagaimana COVID-19 mempengaruhi hidup mereka sehingga jarang memikirkan hal-hal lain, termasuk membeli makanan.

Untuk itu, Anda perlu berkomunikasi lebih sering dengan pelanggan. Informasikan tentang jam buka, penawaran khusus, atau opsi pengiriman serta pengantaran. Komunikasi dapat dilakukan melalui media sosial, adapun papan reklame pinggir jalan yang saat ini dinilai kurang efektif.

2. Jangkau Pelanggan yang Sudah Ada

Setiap tempat makan memiliki basis pelanggan yang sudah ada, itu adalah target pemasaran terbaik pada saat ini. Gunakan nomor telepon atau media sosial untuk menghubungi pelanggan Anda sebelumnya.

Anda bisa menghubungi pelanggan secara individu untuk memberi tahu mereka tempat makan Anda tetap buka dan senang hati melayani melalui pengiriman atau pengantaran. Ini merupakan cara yang baik untuk bisa bertahan dan meningkatkan penjualan di masa pandemi.

3. Siapkan Protokol Kesehatan

Pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menurunkan penyebaran virus Corona, tak terkecuali kebijakan untuk rumah makan atau restoran. Kebijakan seperti 3M (mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker) menjadi kewajiban untuk dilakukan.

Ketika Anda memutuskan untuk tetap membuka tempat makan, Anda harus mematuhi kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Ini akan membuat pelanggan merasa nyaman karena kebersihan dan kesterilan tempat makan terjamin.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan agar UMKM kuliner bisa bertahan dan bahkan meningkatkan omzet penjualan di masa pandemi. Selain tips di atas, ada tips lain yang dibagikan mantan chef hotel, Wira (24) dan pemilik warung Soto, Bu Lastri (53).

Dalam tayangan BRI Simpedes Bisa Karena Bersama yang disiarkan di channel YouTube Bank BRI, Wira yang dirumahkan dari tempatnya bekerja akibat pandemi terpaksa pulang ke kampung halaman kemudian membantu ibunya, Bu Lastri berjualan soto. Namun saat pulang, ia mendapati warung soto milik ibunya sepi tak karuan.

Untuk mengembangkan bisnis ibunya, Wira yang diperankan oleh Tara Budiman menciptakan beberapa cara menjual makanan di masa pandemi, yakni dengan menggunakan bahan makanan siap jadi, makanan yang siap take away, dan masih banyak lagi.

Bumbu-bumbu komedi juga tersaji saat ketiga mahasiswa yang sering makan di warung soto Bu Lastri menyukai pembantu Bu Lastri yang cantik bernama Putri. Berbagai gombalan dilontarkan untuk membujuk Putri agar mau mengobrol dengan mereka. Penasaran dengan kisah Bu Lastri dan lainnya? Saksikan keseruan webseries @bankBRI_ID di YouTube Bank BRI dan tonton hingga akhir episodenya.

Selain itu, penonton juga berkesempatan mengikuti kuis dengan hadiah rekening tabungan Simpedes sebesar Rp 250 ribu/pemenang untuk 10 orang beruntung di Instagram. Pastikan kamu sudah follow Instagram dan Subscribe YouTube BRI ID untuk mendapatkan update video terbaru dan mengikuti kuisnya! Semoga beruntung!

(akn/hns)