Gempur Pasar Online China cs, RI Usung IDNStore

Vadhia Lidyana - detikFinance
Kamis, 14 Jan 2021 16:45 WIB
M Lutfi Menteri Perdagangan Baru
Foto: Dok. Kemendag: Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi
Jakarta -

Indonesia kini punya platform e-commerce yang merambah pasar digital China, Hong Kong, dan Taiwan. Platform tersebut bernama Indonesia Store (IDNStore/IS).

Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengatakan, kehadiran IDNStore merupakan bentuk serangan balik dari gempuran e-commerce asal luar negeri yang marak digunakan di Indonesia. Menurut Lutfi dengan kehadiran IDNStore maka Indonesia punya kesempatan untuk memasuki pasar digital China dan juga negara di sekitarnya.

"Gempur pasar Tiongkok ini menjadi sangat penting karena saya digempur oleh banyak platform digital seperti Shopee dan Lazada. Dan ini sesuatu yang mungkin kalau di dalam istilah sepak bola ini serangan balik. Jadi saya mendukung IDN Store ini sebagai bagian yang sangat penting untuk Indonesia juga mempenetrasi pasar Tiongkok," kata Lutfi dalam konferensi pers virtual, Kamis (14/1/2021).

Lutfi mengatakan China memiliki pasar yang besar dengan nilai transaksi yang tak main-main totalnya, yakni mencapai US$ 1.600 miliar atau setara Rp 22.460 triliun (kurs Rp 14.036). Oleh sebab itu, menurutnya hal ini harus bisa dimanfaatkan, sehingga Indonesia tak hanya mengimpor dari China.

"Mudah-mudahan dengan platform digital tersebut kita bisa bersama-sama bukan saja mendapatkan impor dari Tiongkok, tapi kita memanfaatkan pasar Tiongkok yang jumlahnya US$ 1.600 miliar ini bisa juga untuk menjadikan market daripada pasar kita," imbuh Lutfi.

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk China dan Mongolia Djauhari Oratmangun mengungkapkan, pasar digital China juga sangatlah berkembang pesat. Oleh sebab itu, kehadiran IDNStore harus bisa memanfaatkan potensi yang ada.

"Kontribusi digital economy ke GDP mereka itu nyaris 33%. Nilainya itu mencakup nyaris 50% dari total transaksi digital di dunia. Jadi sangat besar. Sementara di kita masih kurang lebih 3%. Nah dalam konteks itulah kehadiran platform e-commerce IDN Store semakin relevan," kata Djauhari.

Ia mengatakan, IDNStore ini akan semakin mudah digunakan karena sudah menyediakan fitur pembayaran menggunakan WeChat Pay dan Alipay yang paling banyak digunakan warga China. Begitu juga fitur pembayaran PayPal, UnionPay, Mastercard, dan VISA. Kemudian, platform tersebut juga menyediakan kurir ekspedisi dari PT Pos Indonesia, TGI Express, dan sebagainya.

Harapannya, kehadiran IDNStore yang dapat diakses di situs idnstore.cn, idnstore.hk, dan idnstore.tw bisa mendongkrak ekspor Indonesia ke 3 negara tersebut.

"Mudah-mudahan dengan ini semua target ekspor di 2021 onward itu akan lebih baik dari sekarang," tuturnya.

(hns/hns)