Naik Lagi, Jumlah Pengangguran AS Jadi 965 Ribu Orang

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 15 Jan 2021 13:27 WIB
Bendera Amerika Serikat AS
Ilustrasi/Foto: Dok. Anadolu Agency
Jakarta -

Pengangguran di Amerika Serikat (AS) meningkat lagi. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan ada 965 ribu orang yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran untuk pertama kali pada pekan lalu.

Dikutip dari CNN, Jumat (15/1/2021) angka itu lebih tinggi dari pekan sebelumnya yang mencatat 784 ribu orang. Bahkan angka pekan lalu juga jauh lebih tinggi dari perkiraan para ekonom.

Sejak Agustus lalu angka pengangguran terus meningkat signifikan meski angkanya di bawah 1 juta orang. Selain klaim tunjangan pengangguran reguler, klaim pengangguran lainnya juga melonjak.

Pada program bantuan pengangguran pandemi, ada 284.470 orang yang baru mengajukan klaim. Angka itu naik 100 ribu orang dari pekan sebelumnya. Program ini memberikan bantuan kepada pekerja wiraswasta yang tidak termasuk pada tunjangan pengangguran reguler.

Program itu telah diperpanjang hingga hingga Maret. Jika ditotalkan sejak September saat awal program ini dibuka ada 1,4 juta orang yang telah mengajukan klaim.

Menjelang pelantikan Presiden terpilih AS Joe Biden, meningkatnya pengangguran ini menjadi tanda bahwa pasar tenaga kerja AS merupakan fokus utama yang harus diselesaikan. Pemerintah baru harus lebih banyak menggelontorkan stimulus baru.

"Fakta bahwa klaim tunjangan meningkat menunjukkan bahwa ekonomi dapat kehilangan pekerjaan lagi pada Januari, karena jumlah kasus virus Corona terus melonjak dan membebani bisnis," kata Ekonom The Economist Intelligence Unit, Cailin Birch.

Pada agenda kepemimpinan Biden, dia berencana menciptakan jutaan lapangan pekerjaan, termasuk untuk industri infrastruktur dan energi bersih. Para ahli berharap pemerintahan Biden bisa lebih cepat menggelontorkan stimulus baru.

(ara/ara)