Erick Thohir Minta 15% Direksi BUMN Diisi Perempuan

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Sabtu, 16 Jan 2021 12:30 WIB
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk., (Telkom) menggelar peringatan 25 tahun initial public offering (IPO) dan mengeluarkan Perangko khusus dalam acara tersebut, Kamis (19/11/2020).
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengharapkan perempuan bisa memiliki peran strategis di BUMN. Karena itu dia memiliki kebijakan untuk meningkatkan porsi jabatan perempuan di BUMN.

Dia menyebutkan nantinya ada 15% perempuan akan mengisi kursi direksi. Kemudian 5% direksi adalah orang yang berusia di bawah 40 tahun.

"Kemarin secara terbuka saya bicara ingin jika komposisi direksi BUMN 15% perempuan. Lalu saya juga mau direksi BUMN yang usianya di bawah 40 tahun paling tidak 5%," kata dia dalam acara PNM secara virtual, Sabtu (16/1/2021).

Selain itu Erick juga meminta agar dana CSR perusahaan BUMN bisa fokus pada sektor pendidikan. Hal ini agar kualitas pendidikan bisa semakin meningkat.

Erick Thohir juga memberikan wejangan khusus untuk para pegawai muda PNM agar tidak berhenti bermimpi. Karena bukan hal yang tidak mungkin para pegawai muda PNM ini akan menduduki jajaran direksi. "Saya yakin ada AO yang bisa menjadi direksi. Tetapi harus diawali dengan pendidikan yang baik," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Utama PNM Arif Mulyadi menyampaikan, saat ini 98% Account Officer PNM merupakan generasi millenial. Saat ini pegawai AO PNM secara keseluruhan sebesar 48.700 orang. "99% perempuan dan 98% milenial karena 98% ini usia di bawah 28 tahun jadi memang milenial," katanya.

Arif berharap dengan mayoritas generasi milenial akan memiliki ide-ide inovatif dalam pengembangan PNM. Sebagian besar AO mengemban pendidikan terakhir SMA. Seperti yang diinginkan Erick Thohir.

Jumlah nasabah Mekaar per November 2020, tercatat telah mencapai 7,58 juta atau naik 29,6% (year-on-year/yoy) dari November 2019 di 5,85 juta. Adapun, pada awal Desember 2020, jumlahnya telah naik lagi ke angka 7,73 juta nasabah.

(kil/fdl)