Canggih! Robot Ikut Lawan Virus Corona di India

Trio Hamdani - detikFinance
Selasa, 19 Jan 2021 09:33 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Rumah sakit di India mulai melibatkan robot untuk menangani pasien positif virus Corona (COVID-19). Selain membantu petugas perawatan kesehatan di garis depan, robot-robot ini turut menghubungkan pasien dengan orang-orang terdekatnya.

Melansir CNN, Selasa (19/1/2021), robot-robot ini dirancang oleh Invento Robotics yang berbasis di Bangalore. Mereka telah merancang tiga robot untuk melakukan tugas-tugas mulai dari melakukan disinfeksi, menjawab pertanyaan pasien, dan konsultasi video dengan dokter.

Model robot yang paling populer adalah Mitra yang artinya teman dalam bahasa Hindi dan harganya sekitar US$ 10.000.

Dengan menggunakan teknologi pengenalan wajah, robot dapat mengingat nama dan wajah pasien yang berinteraksi dengannya. Mitra dapat menjelajahi rumah sakit secara mandiri, membantu pasien terhubung dengan keluarga dan dokter melalui kamera dan layar video yang dipasang di dadanya.

"Mitra bisa menjadi perawat atau asisten dokter, mengambil bacaan dan tanda vital, mengingatkan mereka tentang pengobatan," kata Balaji Viswanathan, CEO Invento Robotics.

Dia mengatakan robot mirip manusia itu terlibat dengan pasien dan mendapatkan kepercayaan mereka.

"Ini mungkin terdengar ironis tetapi kami menggunakan robot untuk membawa umat manusia ke rumah sakit," katanya kepada CNN Business.

Rumah Sakit Yatharth di kota Noida, India Utara telah mengerahkan dua robot Mitra, satu di pintu masuk untuk menyaring pasien dari gejala virus Corona dan yang lainnya di unit perawatan intensif.

"Di dalam ICU (Mitra) kami membantu pasien terhubung dengan keluarga mereka melalui saluran video dan membantu keluarga pasien melihat ke dalam," kata direktur rumah sakit Kapil Tyagi kepada CNN Business.

"Pasien merasa senang dan positif setiap kali robot mengunjungi mereka. Mereka sering berfoto selfie dengan Mitra," katanya.

Viswanathan mengatakan Invento menggunakan keamanan terbaik di kelasnya untuk video feed antara dokter, pasien dan keluarga mereka. Untuk konsultasi telemedicine yang mendalam, sebuah bilik dibangun di sekitar robot untuk memberikan privasi kepada pasien.

Sedikit informasi tentang CEO Invento Viswanathan dan istrinya Mahalakshmi Radhakrushnun, mereka pindah ke Bangalore pada tahun 2016 dari Boston, AS, di mana Viswanathan menyelesaikan gelar PhD mengenai interaksi robot manusia, sementara Radhakrushnan bekerja di bidang manufaktur.

Mereka ingin menggabungkan pengalaman mereka untuk menciptakan robot yang meningkatkan perawatan pasien di rumah sakit dan rumah perawatan, tetapi mereka berjuang untuk menemukan pelanggan.

"Dua tahun lalu tidak banyak minat di sisi perawatan kesehatan," kata Viswanathan. "Saat virus Corona menyerang, rumah sakit akhirnya mengerti apa yang kita bicarakan," sambungnya.

Diketahui, India mencatatkan lebih dari 8 juta kasus virus Corona dan lebih dari 120.000 kematian.

(toy/zlf)