3 Fakta Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan

Trio Hamdani - detikFinance
Rabu, 20 Jan 2021 20:30 WIB
Pedagang daging sapi mogok jualan
Foto: Trio Hamdani-detikcom
Jakarta -

Pedagang daging sapi mulai melakukan mogok jualan per hari ini, Rabu (20/1). Rencana ini sebelumnya sudah disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi.

Pantauan detikcom di beberapa pasar, lapak pedagang daging sapi memang benar-benar kosong melompong. Misalnya saja Pasar Cibubur dan Ciracas, Jakarta Timur. Berikut fakta-fakta seputar mogok jualan:

1. Mogok 3 Hari

Salah satu pedagang bernama Misbah mengatakan mereka melakukan mogok jualan selama 3 hari ke depan.

"Kayaknya tiga hari," kata dia saat berbincang dengan detikcom di Pasar Cibubur, Jakarta Timur.

Pedagang di Pasar Ciracas, Jakarta Timur juga menyampaikan hal serupa. Pedagang daging sapi di pasar tersebut mogok jualan selama 3 hari, dan kemungkinan Sabtu (23/1) sudah mulai berjualan kembali. Tapi menurutnya bisa saja aksi mogok diperpanjang.

"Kita mudah-mudahan hari Sabtu mulai stabil lagi (jualan), mudah-mudahan. Itu juga kita belum pasti, bisa lanjut (mogok)," jelas Suharja.

2. Bakal Impor dari Australia

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) Asnawi mengungkapkan Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal memberikan izin impor sapi. Asal negaranya, Meksiko dan Australia.

Hal itu dilakukan dalam rangka stabilisasi harga daging sapi di Indonesia. Sebab, melambungnya harga komoditas tersebut membuat pedagang mogok jualan mulai hari ini.

"Dalam stabilisasi harga dan kecukupan ketersediaan sapi siap potong, pemerintah dalam waktu dekat melalui Kementerian Perdagangan akan melakukan pemberian izin kepada para importir untuk melakukan impor sapi dari negara Meksiko dan sapi Slaugther dari Australia," kata dia melalui keterangan tertulis.

3. Terpaksa Rugi Imbas Mogok

Para pedagang menginginkan pemerintah menstabilkan harga daging sapi di sisi hulu. Sebab, dengan harga yang saat ini tinggi, pedagang kesulitan menjualnya ke konsumen.

"Sudah pasti ya kalau nggak jualan sih pasti kita ngerasa rugi kan, karena (ada) kebutuhan kan, kebutuhan keluarga. Tapi ya memang ini yang harus diikuti pedagang-pedagang," kata pedagang bernama Misbah ditemui detikcom di Pasar Cibubur, Jakarta Timur.

Harapan dari aksi mogok jualan yang dilakukan pedagang, dijelaskannya supaya harga daging sapi turun.

(toy/zlf)