Mulai 1 Februari Tiga Bioskop di Tegal Buka Lagi

Imam Suripto - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 15:50 WIB
Bioskop buka (Vadhia Lidyana-detikcom)
Foto: Bioskop buka (Vadhia Lidyana-detikcom)
Tegal -

Mulai 1 Februari 2021, tiga bioskop di Kota Tegal, Jawa Tengah kembali buka. Pengelola bioskop harus menerapkan protokol kesehatan ketat termasuk membatasi jumlah penonton.

Tiga bioskop yang buka per 1 Februari masing masing Gajah Mada Sinema, CGV Sinemas Transmart Tegal dan Cinepolis Pacific Mall. Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat ditemui wartawan di Pendopo Ki Gede Sebayu menjelaskan, bioskop di wilayahnya rencana akan buka pada awal Januari lalu, namun karena daerah lain masih menerapkan PSBB maka terpaksa ditunda.

"Di Kota Tegal seharusnya sudah buka dari awal Januari, namun karena di daerah yang lain masih ada yang melaksanakan PSBB serentak, akhirnya di Kota Tegal bioskop akan buka di tanggal 1 Februari 2021," kata Dedy Yon.

Dedy Yon membandingkan, di DKI Jakarta sudah mulai dibuka pada bulan November 2020 dan di Kota Tegal sebetulnya sudan mulai dibuka kembali pada 1 Januari 2020. Namun pihaknya belum memberikan lampu hijau karena di beberapa daerah masih menerapkan PSBB serentak.

Setelah 3 bioskop tersebut dibuka lagi, Dedy berharap pihak manajemen dari ketiga bioskop tersebut sudah melakukan persiapan yang matang untuk pelaksanaan protokol kesehatan bagi penonton. Untuk itu, sebelum dibuka, akan dilakukan simulasi terlebih dulu.

"Akhir Januari kita akan lakukan simulasi terlebih dahulu sebelum sinema dibuka," terang Dedy.

Dedy menegaskan, bahwa masing-masing bioskop harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Walikota mencontohkan daya tampung penonton maksimal diisi 50 persen. Pihaknya tidak mentolelir apabila pihak bioskop melanggar protokol kesehatan dengan menerima penonton lebih dari 50 persen daya tampung.

Selain membatasi penonton 50 persen penonton, pihak sinema juga membuka pemesanan tiket melalui sistem online, menyiapkan petugas, menyiapkan hand sanitizer dan di pintu masuk ada petugas menggunakan termo gun untuk mengecek suhu tubuh penonton sinema.

"Pemkot tidak akan mentolelir bila ada bioskop yang melanggar protokol kesehatan," tutur Dedy.

(hns/hns)