Bitcoin Kini Juga Dipakai untuk Gaji Karyawan

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 22 Jan 2021 16:25 WIB
SALT LAKE CITY, UT - APRIL 26: A pile of Bitcoins are shown here after Software engineer Mike Caldwell minted them in his shop on April 26, 2013 in Sandy, Utah. Bitcoin is an experimental digital currency used over the Internet that is gaining in popularity worldwide. (Photo by George Frey/Getty Images)
Ilustrasi/Foto: Getty Images
Jakarta -

Uang digital bitcoin makin eksis di dunia, bahkan harganya pun melonjak mencapai rekor. Kini ada perusahaan yang memberikan opsi kepada karyawannya untuk mengambil gaji dalam bentuk cryptocurrency, salah satunya bitcoin.

Dikutip dari Reuters, Jumat (22/1/2021), penyedia layanan pengembangan perangkat lunak Sequoia Holdings LLC mengatakan karyawannya sekarang dapat menerima sebagian dari gaji mereka dalam cryptocurrency, jika mereka mau.

Dalam program baru ini karyawan akan diberi opsi untuk menukarkan gajinya dalam betuk bitcoin, bitcoin cash, atau ether, kripto Ethereum.

Sepanjang pandemi kripto bitcoin menjadi paling populer di dunia. Harganya pun sempat mencetak rekor tertinggi US$ 40 ribu, naik lebih dari 900% dari titik terendah Maret 2020.

Lonjakan tersebut telah didukung oleh peningkatan permintaan dari institusi, korporasi dan investor ritel baru-baru ini, yang tertarik oleh prospek keuntungan yang cepat.

Namun, dua hari belakangan ini harganya terus menurun. Dalam dua hari terakhir ini harga uang digital ini turun lebih dari 10% dan mencatatkan kerugian hingga miliaran dolar di pasar kripto.

Harga Bitcoin merosot 8% pada hari Kamis (21/1) ke level US$ 31.007 per keping atau setara Rp 437 juta (kurs Rp 14.100). Harga tersebut jauh di bawah US$ 32.000 untuk pertama kalinya sejak 11 Januari 2021 alias terpangkas nyaris US$ 1.000 dalam 10 hari.

(eds/eds)