Antam Buka-bukaan Fakta Penjualan Emas ke Crazy Rich Budi Said

Vadhia Lidyana - detikFinance
Sabtu, 23 Jan 2021 11:51 WIB
Antam Digugat 1,1 Ton Emas
Ilustrasi/Foto: Antam Digugat 1,1 Ton Emas (Mindra Purnomo/tim infografis detikcom)
Jakarta -

Pengadilan Negeri (PN) Surabaya telah memberi putusan atas gugatan crazy rich Surabaya Budi Said kepada PT Aneka Tambang (Antam) Tbk (Persero). PN Surabaya memutuskan budi memenangkan gugatan, sehingga Antam dijatuhi hukuman ganti rugi 1,1 ton emas atau senilai Rp 817 miliar.

Namun, Antam mengajukan banding atas putusan tersebut. Antam menegaskan bahwa perusahaan tak bersalah atas gugatan Budi.

Gugatan Budi itu dilatarbelakangi oleh transaksi emas di tahun 2018. Pada Februari 2018, Budi mendatangi toko emas di Krian. Kala itu ia mendengar Antam sedang menggelar diskon penjualan emas batangan. Budi kemudian ke Gedung Antam Surabaya dan bertemu dengan pimpinan Antam Surabaya. Selain itu, Budi berkenalan dengan marketing yang bernama Eksi Anggraeni.

Eksi menawarkan harga emas Rp 530 juta per Kg. Emas akan diterima dalam waktu 12 hari kerja setelah uang ditransfer ke PT Antam. Budi percaya karena yang menjelaskan adalah orang yang mengaku karyawan Antam dan transfer ke rekening Antam.

Belakangan, Eksi menghubungi Budi bahwa ia bisa membantu mengurus pembelian emas dengan meminta komisi Rp 10 juta/kg. Budi mengiyakan dan mentransfer Rp 10,6 miliar ke rekening Antam.

Budi kemudian melakukan transaksi lagi sebanyak 73 kali transfer. Total harga yang dibayar Rp 3,9 triliun dengan harapan mendapatkan 7 ton emas. Sayangnya, Budi hanya menerima 5.935 Kg emas, dan sisanya yakni 1.136 Kg emas tak kunjung dikirim. Akhirnya, Budi mempolisikan kasus itu pada penghujung 2018. Kasus bergulir ke pengadilan. Para penipu Budi telah dijatuhkan pidana oleh pengadilan.

Klik halaman selanjutnya untuk melihat gugatan Budi ke Antam.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Duduk Perkara Budi Said Gugat Antam"
[Gambas:Video 20detik]