Luhut Minta Izin Jadi Ketum Atletik se-Indonesia, Jokowi Kasih Jempol

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 01 Feb 2021 10:32 WIB
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (kanan) bersama calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin (kedua kiri) menyaksikan hasil hitung cepat Pemilu Presiden 2019 di Jakarta, Rabu (17/4/2019). Pasangan Jokowi-Maruf Amin menyatakan akan menunggu hasil resmi dari KPU meskipun sejumlah lembaga survei memenangkan mereka dalam hitung cepat. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/HP.
Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Jakarta -

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta izin kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI). Jokowi pun memberikan restu.

Luhut menyampaikan hal itu melalui akun instagram resminya @luhut.pandjaitan. Dia mengaku Jokowi memberikan jempol ketika dia meminta izin untuk menjadi Ketum PB PASI.

"Sebelum hadir di Stadion Madya GBK, pelatnas para atlet, hari ini saya menghadap Presiden @jokowi dan di ujung pertemuan saya meminta restu untuk menjadi Ketua Umum PB PASI. Beliau hanya memberikan jempol nya kepada saya sembari menitipkan prestasi yg baik bagi indonesia," tuturnya dilansir dari postingan di akun Instagramnya, Senin (1/1/2021).

Menurut Luhut menjadi Ketum PB PASI merupakan tugas yang cukup menantang. Namun dia memang tertarik untuk melakukannya.

"Karena itulah setelah resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB PASI, untuk pertama kalinya saya merasa perlu untuk hadir memberikan dukungan nyata kepada mereka yang mewarnai kejuaraan dengan medali-medali yang membanggakan dari 48 cabang olahraga yang diperebutkan," tambahnya.

Luhut memandang kompetisi di cabang olahraga tak berbeda seperti di dunia militer dengan spirit dan tujuan yang sama yakni meraih kemenangan. Oleh karena itu menurut dia latihan yang konsisten dan persisten adalah kunci utamanya.

"Hal ini saya sampaikan di hadapan seluruh calon punggawa medali yang akan membawa nama harum bangsa di pentas dunia, para atlet yang tergabung dalam Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) di Stadion Madya GBK, pelatnas mereka," tulisnya.

Luhut pun berpesan agar para atlet tersebut untuk fokus latihan secara bertahap. Dia juga berpesan agar tidak bermimpi terlalu jauh, sebab menurutnya semua hal besar datang dari hal-hal kecil yang dibiasakan dengan rutin.

"Saya berpesan kepada para atlet bahwa mereka bukan hanya jadi "role model" untuk olahraga, tapi juga harus menjadi abagi seluruh bangsa Indonesia dan menjadi pemersatu bangsa karena prestasi yang dicapai. Saya ingin bukan hanya pengurus di PB PASI @indonesia_athletics_ saja yang terkenal, melainkan para atlet lah yang harus punya nama besar dan bersinar tersebut. Karena itulah 'teamwork' itu penting, tanpa pelatih atau atlet yang terbaik, kita tidak akan menjadi sesuatu," terangnya.

Luhut juga secara khusus menyampaikan penghormatan dan ucapan terima kasih kepada almarhum Bob Hasan yang menjadi pendahulunya. Menurut dia Bob Hasan sudah mampu mencetak atlet-atlet terbaik yang membawa nama harum bangsa Indonesia.

Tonton video 'Menteri Luhut Jajal GeNose Alat Canggih Deteksi Covid-19 di Stasiun Senen':

[Gambas:Video 20detik]



(das/zlf)