ADVERTISEMENT

Ini yang Bikin Anies Sejajar dengan Elon Musk Jadi Pahlawan Transportasi

Tim detikcom - detikFinance
Sabtu, 06 Feb 2021 06:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memenuhi undangan Polda Metro Jaya untuk klarifikasi soal kerumunan di acara Habib Rizieq Shihab, Selasa (17/11/2020).
Foto: Rengga Sancaya:Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinobatkan sebagai salah satu pahlawan transportasi oleh Transformative Urban Mobility Initiative (TUMI). Lembaga ini merilis daftar 21 Heroes 2021 di bidang transportasi.

Anies masuk dalam daftar 21 Heroes bersama Elon Musk, pendiri SpaceX dan CEO Tesla. Pada daftar 21 Heroes 2021, Elon Musk berada pada urutan 6, sedangkan Anies Baswedan di urutan 17.

Kenapa Anies bisa masuk ke dalam daftar tersebut sehingga dinobatkan sebagai pahlawan transportasi? Berikut ini penjelasannya:

1. Bangun Jalur Sepeda

TUMI menuliskan bahwa Anies dinilai bagus dalam memimpin terbangunnya sistem transit di Jakarta.

"Termasuk layanan bus dan rencana untuk jaringan bersepeda yang besar, yang 63 km di antaranya sudah ada. Kota ini bekerja menuju tujuan bersama untuk menciptakan transportasi yang adil, terjangkau, dan inklusif untuk semua," demikian pernyataan TUMI dikutip kemarin Jumat (5/2/2021).


2. Menghubungkan Antarmoda

Sebelum pandemi, Anies Baswedan melihat sekilas sistem transportasi Jakarta untuk menciptakan sistem transformatif dan terintegrasi dari berbagai moda transportasi.

"Di tengah kabut asap kota, ia melihat peluang peluncuran rencana operasional bus listrik dan renovasi stasiun angkutan umum kota yang terhubung langsung dengan stasiun KA commuter line. Prestasi Jakarta dianugerahi penghargaan STA yang dipimpin ITDP 2020," menurut penilaian TUMI.


(3) Revitalisasi Stasiun KRL

Revitalisasi di sejumlah stasiun agar terhubung dengan transportasi menjadi indikator penilain TUMI. Terkait itu, memang ada PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek yang merombak empat stasiun KRL eksisting menjadi kawasan transit terpadu alias transit oriented development (TOD). Stasiun-stasiun tersebut di antaranya Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Sudirman.

Kawasan di stasiun-stasiun tersebut terintegrasi dengan moda transportasi lain, seperti TransJakarta, angkutan umum (angkot), Jak Lingko, MRT, LRT, dan kereta bandara Railink.


(4) Transportasi umum

TUMI menilai Anies telah menciptakan sistem transformatif dan terintegrasi dari berbagai moda transportasi. Anies juga punya target agar transportasi umum tersedia setiap 500 meter bagi warga. Ketika itu, Anies juga mendapat PR dari Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, agar menyiapkan masterplan transportasi DKi selama 10 tahun.

Simak juga Video "Anies Sempat Temui Prabowo, Gerindra: Nggak Bahas Pilpres":

[Gambas:Video 20detik]



(upl/upl)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT