3 Fakta Rumah di Kawasan Padat Kebon Jeruk yang Dilirik Dunia

Soraya Novika - detikFinance
Minggu, 07 Feb 2021 09:35 WIB
Rumah mungil di kawasan padat penduduk Kebon Jeruk masuk nominasi penghargaan dunia. Ini dia penampakannya
Foto: Istimewa/Yoshua Triwisnu Haryanto
Jakarta -

Rumah mungil karya anak bangsa kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, rumah Arsya House karya kolaborasi 2 arsitek tanah air, Riri Yakub dan Ren Katili yang jadi sorotan.

Berikut 3 fakta seputar rumah Arsya House tersebut:

1. Masuk Nominasi Penghargaan Dunia

Arsya House masuk nominasi Building of the Year 2021 untuk kategori HOUSE versi ArchDaily. ArchDaily merupakan salah satu media yang menjadi rujukan arsitektur dunia. Untuk nominasi kategori HOUSE sendiri, Arsya House masih harus bersaing dengan proyek-proyek rumah lainnya dari 82 negara.

"Sebenarnya sekarang masih tahap nominasi, perlu voting. Tapi masuk nominasi pun sudah luar biasa," ujar Ren kepada detikcom, Sabtu (6/2/2021).

2. Desain Unik berbentuk Rumah Panggung

Rumah mungil Arsya House dibangun dengan desain rumah panggung di tengah-tengah kawasan padat penduduk di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Biasanya di perkotaan jarang sekali ada rumah yang didesain dengan gaya tersebut.

3. Dibangun di Lahan Sempit

Menariknya lagi, rumah panggung ini dibangun di atas lahan terbatas dengan luas 70 meter persegi.

"Aksesnya ini gang buntu. Mobil bisa masuk tapi cuma 1 arah," ungkap Ren.

Living space rumah mungil ini terletak di lantai atas berisi ruang keluarga, kamar mandi, dan ruang tidur utama. Sedangkan servis area diletakkan di lantai bawah berisi ruang pantry, kamar makan dan area cuci jemur. Rumah ini juga punya lantai mezanin/attic yang bisa difungsikan sebagai kamar tidur anak.

Namun, karena rumah ini masih masuk nominasi, ada tahap seleksi lainnya yang harus dilewati Arsya House untuk memenangkan penghargaan tersebut. Untuk bisa memenangkan nominasi ini, Arsya House butuh voting (klik di sini) dari masyarakat luas.

(zlf/zlf)