BPK Akan Gelar Audit Kinerja

BPK Akan Gelar Audit Kinerja

- detikFinance
Jumat, 10 Feb 2006 17:43 WIB
Jakarta - Peringatan untuk para lembaga pemerintah yang tidak efisien. BPK akan segera melakukan audit kinerja untuk mengetahui tingkat produktivitas suatu lembaga pemerintah."Lewat audit kinerja akan diketahui suatu lembaga itu efisien atau tidak. Kalau tidak efisien, bisa dibentuk badan baru. Tapi kalau dibentuk badan baru belum tentu efisien, bisa jadi (biayanya) lebih besar," kata Anggota BPK Baharuddin Aritonang dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (10/2/2006).Baharuddin menjelaskan, sesuai UU ada tiga jenis audit, yakni finansial, kinerja dan tujuan tertentu. Khusus untuk audit kinerja belum diterapkan di pemerintahan."Audit kinerja baru bisa dilakukan kalau audit finansial sudah rutin atau online dilakukan jadi mudah. Kalau itu sudah dilakukan, kita bisa tahap selanjutnya audit kinerja," ujarnya.Baharuddin mencontohkan soal audit atas Bakornas. Selama ini, yang sudah dilakukan adalah audit finansial atas Bakornas. Sementara audit kinerja belum dilakukan, sehingga tidak diketahui apakah lembaga tersebut perlu disempurnakan atau dibubarkan.Yang pasti, BPK menilai terlalu gemuk dan tidak efisien. "Mungkin cukup ke Depsos atau pemda saja supaya lebih luas," ujar Baharuddin yang juga menilai Bakornas kini sudah lebih efisien.BPK juga menyayangkan sikap Menko Kesra yang tidak mengundangnya untuk melakukan audit kinerja atas Bakornas. "Mestinya diundang. Tapi kita memuat catatan hasil pemeriksaan, memang tidak detail," tambahnya.Rencananya, audit finansial atas Bakornas itu akan disampaikan ke DPR sekitar Maret mendatang bersamaan dengan audit APBN semester II-2005. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads