4 Fakta Tol Cipali Amblas dan Berdampak Parah

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2021 20:00 WIB
Pekerja memeriksa kondisi jalan tol yang ambles di ruas tol Cikopo-Palimanan (Cipali) KM 122, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Rabu (10/2/2021). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Astra Tol Cipali akan melakukan percepatan penanganan amblesnya jalan di ruas tol Cipali KM 122 dengan membuat lajur sementara sepanjang 200 meter dengan perkiraan waktu pengerjaan selama 10 hari. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/rwa.
Foto: ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

4. Dampak Tol Amblas

Lanjutnya, amblasnya Tol Cipali akan membuat barang yang dikirim mengalami keterlambatan di dua arah. Dia memperkirakan, barang pengiriman bisa mengalami keterlambatan 1 hingga 2 hari.

"Bisa terlambat 1-2 hari dan makin lama makin parah karena akan bertumpuk di Cipali sampai jalur Pantura pulih dari banjir," katanya.

ALI sendiri juga menaungi pengiriman barang untuk pesanan online. Menurutnya, barang tersebut juga berpotensi terhambat karena Tol Cipali yang amblas.

Kemudian, tersendatnya arus logistik juga berpotensi mengerek harga barang. Sebab, pasokan barang jadi terbatas dan ongkos logistik yang naik. Tak hanya itu, Zaldi menambahkan, logistik yang terputus ini juga berpotensi menimbulkan kerugian yang jumlahnya puluhan miliar per hari.

"Kerugian bisa puluhan miliar per hari kalau masalah di Cipali dan Pantura tidak bisa diatasi. Karena kerugian, karena kelangkaan stok di daerah-daerah Jawa, karena terputusnya jalur distribusi, gagal ekspor dari Jateng yang ke Priok, pengiriman sayur, buah dan lain-lain dari Jateng ke Jabar atau Jakarta yang rusak karena terlambat," terangnya

Halaman

(acd/zlf)