Ngeri! 29,12 Juta Penduduk Usia Kerja Terdampak COVID-19

Soraya Novika - detikFinance
Rabu, 10 Feb 2021 18:45 WIB
Menaker Ida Fauziyah
Foto: dok. Kemnaker
Jakarta -

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah mengungkapkan sepanjang 2020 lalu ada 29,12 juta penduduk usia kerja yang terdampak pandemi COVID-19. Dampak yang paling banyak dialami adalah masih bekerja namun dengan pengurangan jam kerja sekaligus upahnya.

"Masyarakat yang terdampak COVID 19 pada usia kerja jumlahnya juga cukup tinggi 29,12 juta orang. Mereka yang pengangguran karena COVID-19 adalah 2,56 juta, bukan angkatan kerja 0,76 juta, kemudian 24,03 juta orang bekerja dengan pengurangan jam kerja, kemudian ada 1,77 juta tidak bekerja karena COVID-19," papar Ida dalam Konferensi Pers di Gedung Kemenaker, Jakarta, Rabu (10/2/2021).

"Jadi yang terbesar memang 24,03 juta orang bekerja tapi mereka berkurang penghasilannya," sambungnya.

Lebih lanjut, Ida merinci lagi bahwa jumlah angkatan kerja di Indonesia ada sebanyak 138,22 juta. Namun jumlah penduduk yang bekerja sebesar 128,45 juta atau 92,93% total angkatan kerja.

Dengan adanya pandemi, total pengangguran di Indonesia pun bertambah menjadi 9,77 juta. Lalu, tingkat pengangguran terbuka (TPT) menjadi 0,07%

"Angka pengangguran kita ini naik saya kira kita semua tau akibat pandemi COVID-19 naiknya luar biasa yang sebenarnya pada awal tahun 2020 TPT pengangguran kita sudah turun, Februari pengangguran kita turun tetapi begitu kita mengalami pandemi COVID-19 langsung naik menjadi 9,77 juta," paparnya.

Secara keseluruhan, komposisi demografi penduduk Indonesia saat ini didominasi oleh generasi milenial dan Gen-Z. Masing-masing mengusai komposisi demografi penduduk sebesar 25,87% dan yang paling banyak gen Z sebesar 27,94%.

Kedua generasi ini masing masing berusia berkisar 24 hingga 39 tahun dan gen Z berkisar 8 hingga 23 tahun.

"Jadi potret demografi kita didominasi usia milenial dan usia genZ. Kalau kita lihat indeks pembangunan manusia tahun 2020, IPM kita naik 0,03% jadi 71,94%," timpalnya.



Simak Video "Airlangga Klaim Kasus Covid RI Lebih Baik Dibanding Singapura dkk"
[Gambas:Video 20detik]
(dna/dna)