Bikin Merinding! 2 Prediksi Bill Gates soal Ancaman Baru Dunia Usai Pandemi

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 12 Feb 2021 16:00 WIB
Bill Gates
Foto: Instagram @thisisbillgates
Jakarta -

Miliarder dunia, Bill Gates kembali melontarkan prediksinya tentang kondisi dunia di masa yang akan datang. Setelah prediksinya tentang pandemi terwujud, kali ini dia memperingatkan bahwa ancaman berikutnya adalah bioterorisme dan perubahan iklim.

Melansir CNBC, Jumat (12/2/2021), pernyataan pendiri Microsoft itu dilontarkan di akun Youtube Derek Muller Veritasium minggu lalu. Saat itu dia ditanya tentang masalah kemanusiaan selanjutnya.

"Salah satunya adalah perubahan iklim. Setiap tahun itu akan menjadi jumlah kematian yang lebih besar daripada yang kita alami dalam pandemi ini," katanya.

Menurut Gates perubahan iklim adalah masalah yang harus segera diatasi. Jika tidak, masalah perubahan iklim juga akan terus memakan korban kematian yang menurutnya lebih besar dari pandemi saat ini.

Hal kedua yang menurutnya akan menjadi masalah yang lebih besar dari pandemi adalah bioterorisme. Kejahatan yang dilakukan oleh oknum dengan merekayasa sebuah virus.

"Juga, terkait dengan pandemi adalah sesuatu yang tidak suka dibicarakan banyak orang, yaitu bioterorisme, bahwa seseorang yang ingin menyebabkan kerusakan dapat merekayasa virus. Dampaknya lebih dari sekadar epidemi yang disebabkan secara alami seperti yang terjadi saat ini," ucapnya.

Bertahun-tahun sebelum virus korona menghantam dunia, Gates juga sudah memperingatkan bahwa pemerintah tidak siap menghadapi pandemi.

"Dunia secara keseluruhan tidak memiliki kesiapan untuk menghadapi epidemi, dan kami memiliki beberapa ketakutan flu yang membuat kami melakukan beberapa hal kecil, tetapi tidak cukup," katanya dalam sebuah wawancara pada tahun 2014.

Dalam TED Talk 2015 Gates juga mengatakan bahwa virus yang menular lebih berbahaya bagi manusia ketimbang perang nuklir.

Sementara dalam wawancaranya dengan Muller, Gates mengatakan akan ada lebih banyak pandemi. Namun, ke depan, pemerintah dapat meningkatkan kesiapan mereka untuk mencoba mengurangi jumlah korban jiwa.

(das/zlf)