Aset yang Dikelola PPA Bertambah 3.184 Unit Tahun 2005
Sabtu, 11 Feb 2006 12:32 WIB
Bandung - Jumlah aset yang dikelola PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) bertambah sebanyak 3.184 unit per 31 Desember 2005. Dengan demikian total aset yang dikelola PPA saat ini mencapai 5.199 unit. Tambahan paling besar adalah dari aset properti yang mencapai 3.113 unit aset, sehingga total aset properti menjadi 3.935 unit. Aset-aset properti tambahan tersebut merupakan aset yang belum berhasil terjual dari limpahan BPPN."Penambahan ini karena setelah BPPN, aset-aset properti tersebut masuk ke PPA. Ini kebanyakan sudah dicoba dilakukan penjualan tapi tidak berhasil," kata Wadirut PT PPA Raden Pardede dalam lokakarya pers di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (11/2/2006).Untuk aset hak tagih atau piutang bertambah 71 debitor menjadi 1.219 debitor. Aset saham dan kredit bertambah 2 debitor menjadi 4 debitor. Sedangkan saham non bank bertambah 1 perusahaan menjadi 24 perusahaan. Untuk kelolaan surat berharga jumlahnya tetap 11 perusahaan dan untuk saham bank malah berkurang dari 9 menjadi 6 saham bank. Hal itu karena telah dilakukan sejumlah divestasi pada tahun lalu. Setoran PPAUntuk target setoran laba PPA tahun 2006 dalam APBN sebanyak Rp 2,35 triliun. Sementara target laba dalam rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) sebesar Rp 90 miliar. Angka setoran dan target laba itu turun dibandingkan dengan target setoran tahun 2005 yang sebesar Rp 5,124 triliun dan Rp 278 miliar. Turunnya target tersebut seiring makin menyusutnya aset-aset yang dikelola PPA. Untuk tahun 2006 ada sejumlah rencana divestasi yang akan dilakukan antara lain divestasi Bank Permata dan BII. Namun rencana itu masih melihat kondisi dan minat pasar.
(qom/)











































